Dementia pada lelaki usia 60 th yang datang diantar oleh anaknya dengan keluhan banyak lupa - Diskusi Dokter

general_alomedika

Seorang lelaki usia 60th datang diantar oleh anaknya dengan keluhan banyak lupa terutama kepemilikan harta keluarga namun nama nama anak pasien masih ingat,...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Dementia pada lelaki usia 60 th yang datang diantar oleh anaknya dengan keluhan banyak lupa

    Dibalas 29 Agustus 2026, 17:30

    Seorang lelaki usia 60th datang diantar oleh anaknya dengan keluhan banyak lupa terutama kepemilikan harta keluarga namun nama nama anak pasien masih ingat, pekerjaan pasien sehari hari sebagai penjual warung di rumah nya, tidak rutin berolah raga, riwayat penyakit yg diketahui 10th terakhir adalah Hipertensi dan nyeri tulang belakang. Pada pemeriksaan fisik ditemukan TD 140/100 pharese nervous facial ringan dengan afek datar dan adanya disorientasi waktu. Lainnya dalam batas normal, reflex patologi minimal pada babinsky kaki kanan. Penatalaksanaan yg diberikan yaitu rujukan pada spesialis syaraf untuk memastikan diagnosa, dx/ dari saya adalah dementia vaskular dgn susp stroke infark namun saya tidak berani menurunkan tensi khawatir ada kerusakan daerah penumbra jika tensi diturunkan, terapi nonmedikamentosa adalah pengawasan ketat dari pihak keluarga untuk kondisi kesehatan pasien, apakah ada yg perlu ditambahkan terapi nya para TS sekalian? Mohon diskusinya 🙏🏻

29 Agustus 2026, 17:30
dr. Moriko Suharis
dr. Moriko Suharis
Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
Ya, betul anda sudah merujuk ke.TS neurology  shg penanganan lanjutnya  tergantung penilaian klinis dari neurolognya. Penanganan lanjutan diperlukan juga ke rehabilitasi medik untuk pemulihan fungsional serta edukasi keluarga utk perawatan pasien geriatri  selama dirumah. 
28 Agustus 2026, 16:12
dr. Moriko Suharis
dr. Moriko Suharis
Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
Pada keluhan pasien terdapat juga nyeri tulang belakang, diagnosa harus ditegakkan dengan pemeriksaan fisik pada area punggungnya. Untuk pasien lansia terdapat banyak penyakit sehingga harus diberikan penatalaksanaan yg tepat juga. Saran tambahan terapinya dapat diberikan obat paracetamol dan neurotropic  dgn dosis sesuai. Pasien lansia/geriatri sering menderita sindrom geriatri yi inkontinensia Alvi&Urine, Gangguan tidur, Demensia, Delirium, Instabilitas &Jatuh, Osteoporosis, Kondisi lainnya (Ggn pendengaran, penglihatan, seksual, penurunan daya tahan tubuh, malnutrisi &Ggn makan, kelainan fungsi organ: hati&ginjal). Pengalaman saya menerapi  kasus pasien geriatri dgn keluhan nyeri menggunakan opioid seperti codein harus dihindari karena membuat pasien tertidur lama/tidak bangun dan akhirnya dibawa ke IGD untuk rawat inap .
28 Agustus 2026, 16:32
Terimakasih sharing kasusnya dok 🙏🏻 namun pasien tidak ada keluhan nyeri saat datang hanya yg dipertanyakan adalah apakah perlu kita tetap memberikan obat Hipertensi nya tanpa pemantauan Ketata untuk membuat tekanan darahnya kembali normal, sedangkan pada kasus kasus stroke tubuh punya mekanisme untuk menaikkan tekanan darah agar daerah penumbra tidak semakin luas? Dan bagaimanakah pengaruh nya terhadap pemulihan pasien jika kita menurunkan tekanan darah nya?
29 Agustus 2026, 03:59
dr. Moriko Suharis
dr. Moriko Suharis
Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
Dilihat dari kasusnya obat hipertensi tetap diberikan saja, tetapi bukan golongan yg agresive menurunkan tekanan darah dan otak punya mekanisme utk mempertahankan diri dari kerusakan jaringan otak lanjut dgn sirkulasi kolateralnya utk memberi supply darah ke jaringan otak yg terlibat sehingga penumbra tdk meluas. Pengalaman saya merawat pasien stroke infark yg rawat inap diRg Stroke bersama TS neurolog dan Cardiolog, TS Cardiolog memberi obat anti HT sehingga tekanan darah  100 mmHg/90 mmHg dan TS Neurolog memberikan obat yg diperlukan serta sy sbg physiatrist memberikan terapi fisik yg dibutuhkan,  Evaluasi klinis saya melihat kondisi pasien spt dormant state selama dirawat, akhir perawatan  pasiennya  berhasil pulih (sadar dan pulang ke rumah).
29 Agustus 2026, 12:42
Berarti kondisi ini perlu perawatan di rumah sakit ya dok? Atau bisa homecare dengan supervisi msg2 spesialisasi? Harapan semua pihak ikut terlibat termasuk keluarga pasien juga bisa mengerti bgmn perawatan maintenance di rumah? Karena pasien spt ini biasanya kronis dan butuh terapi lama ya dok?