Pasien dengan punggung kaki gatal akibat sepatu bertali, apa rekomendasi terapinya? - Diskusi Dokter

general_alomedika

ALO Dokter.Pasien datang dengan keluhan punggung kaki terasa perih dan gatal sejak 1 hari yang lalu. Menurut pasien, keluhan timbul setelah pasien...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien dengan punggung kaki gatal akibat sepatu bertali, apa rekomendasi terapinya?

    Dibalas 08 Juni 2026, 08:42
    dr.Fikri
    dr.Fikri
    Dokter Umum

    ALO Dokter.

    Pasien datang dengan keluhan punggung kaki terasa perih dan gatal sejak 1 hari yang lalu. Menurut pasien, keluhan timbul setelah pasien menggunakan heels yang bertali. Apakah rekomendasi terapi pasien ini?

29 Mei 2026, 14:16

ALO Dokter

Jawaban Singkat:

Lesi eritema pada punggung kaki yang perih dan gatal setelah pemakaian heels bertali kemungkinan besar adalah dermatitis kontak iritan. Terapi utama adalah eliminasi paparan, perawatan kulit, dan kontrol gejala.

Penjelasan Lengkap:

Diagnosis Klinis

Diagnosis utama: Dermatitis kontak iritan akibat gesekan/paparan bahan sepatu.

Diagnosis banding: Dermatitis kontak alergi, infeksi sekunder (jika ada tanda infeksi), tinea pedis (jika ada skuama/vesikel).

Anamnesis Penting

Riwayat paparan bahan baru (sepatu, kaos kaki)

Riwayat alergi/eksim sebelumnya

Apakah ada cairan/lepuh/vesikel?

Apakah ada demam, nyeri hebat, atau tanda infeksi (nanah, bengkak, hangat)?

Pemeriksaan Fisik

Inspeksi: Eritema, edema, vesikel, ekskoriasi, tanda infeksi sekunder.

Palpasi: Hangat, nyeri tekan, fluktuasi.

Terapi dan Penatalaksanaan

1. Eliminasi Paparan

Hindari penggunaan heels bertali atau sepatu yang menyebabkan gesekan.

Gunakan alas kaki yang longgar dan berbahan lembut.

2. Perawatan Kulit

Cuci area dengan air bersih dan sabun ringan, keringkan dengan lembut.

Kompres dingin (air dingin, kasa steril) 10-15 menit, 2-3x/hari untuk mengurangi inflamasi dan gatal.

3. Obat Topikal

Krim kortikosteroid ringan (misal: hidrokortison 1%) oles tipis 2x/hari selama 3-5 hari, hanya pada area yang teriritasi.

Jika sangat gatal, dapat ditambah antihistamin oral (misal: loratidine 10mg 1x/hari, efek).

Jika ada luka terbuka/eksoriasi: oleskan antibiotik topikal (misal: mupirocin) jika dicurigai infeksi sekunder.

4. Perawatan Rumah

Hindari menggaruk area yang gatal.

Jaga kebersihan kaki, hindari kelembaban berlebih.

Gunakan pelembab jika kulit kering.

5. Kapan Dirujuk

Lesi memburuk, meluas, atau muncul tanda infeksi (nanah, bengkak, demam).

Tidak membaik setelah 5-7 hari terapi.

Ada riwayat alergi berat atau dermatitis kronik.

Catatan Obat Lokal:

Hidrokortison 1% (krim): tersedia di Indonesia, aman untuk penggunaan jangka pendek pada area kulit tipis.

Hindari penggunaan kortikosteroid potensi tinggi pada area tipis seperti punggung kaki tanpa indikasi kuat.

 

Ingin bertanya lebih lanjut, silakan klik link ini melalui HP untuk tersambung langsung dengan ALOMEDIKA AI - https://alomedika.onelink.me/qZen/2gltas91

01 Juni 2026, 17:43
Izin menambahkan :Perlu dievaluasi adanya tanda infeksi sekunder (krusta, pustula, eksudat) atau gambaran yang mengarah ke tinea pedis. Bila lesi menetap, berulang pada penggunaan alas kaki tertentu, atau distribusinya khas sesuai area kontak, dapat dipertimbangkan dermatitis kontak alergi dan pasien dirujuk ke Sp.KK untuk patch test.
02 Juni 2026, 13:52
dilihat dari gejala dan ukk seperti nya krn alergi, dermatitis kontak iritan.. terapinya bisa salp kortikosteroid dan obat alergi seperti cetirizine/ loratadine
08 Juni 2026, 08:42
dr.Fikri
dr.Fikri
Dokter Umum
Terima kasih dok 🙏🏼