Kapan kasus low back pain harus dirujuk - Diskusi Dokter

general_alomedika

Selamat sore dok, izin konsul. Saya ingin bertanya, hari ini saya mendapatkan pasien dengan keluhan nyeri pinggang sejak 1 hari lalu. Pasien mengatakan...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Kapan kasus low back pain harus dirujuk

    Dibalas 2 jam yang lalu
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Selamat sore dok, izin konsul. Saya ingin bertanya, hari ini saya mendapatkan pasien dengan keluhan nyeri pinggang sejak 1 hari lalu. Pasien mengatakan kemarin habis mengangkat beban berat, dengan posisi yang tidak ergonomis. Sebelumnya pasien mengatakan pernah mengalami keluhan serupa 3 bulan lalu, namun tidak dibawa berobat dan nyeri hilang sendirinya. Keluhan nyeri menjalar disangkal, BAK dbn, kesemutan atau kelemahan disangkal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tes laseque negatif. Saya mendiagnosa pasien dengan low back pain, namun sepertinya tidak khas karena HNP. Kalau untuk kasus low back pain kapan pasien perlu kita rujuk ya dok? Karena pasiennya meminta untuk dilakukan pemeriksaan MRI

2 jam yang lalu
Kasus low back pain (nyeri punggung bawah) perlu dirujuk bila ditemukan tanda bahaya (red flags), kecurigaan penyebab serius, atau tidak membaik dengan terapi awal.


Segera rujuk (emergensi) bila terdapat:
Kelemahan tungkai progresif atau kelumpuhan
Gangguan BAK/BAB (retensi urin, inkontinensia) atau mati rasa di area selangkangan (saddle anesthesia) → curiga cauda equina syndrome
Nyeri hebat setelah trauma (jatuh/kecelakaan) → curiga fraktur
Demam, menggigil, riwayat infeksi, atau penggunaan narkoba suntik → curiga infeksi tulang belakang
Riwayat kanker, penurunan berat badan tanpa sebab jelas → curiga metastasis


Rujuk terencana bila:
Nyeri menjalar ke kaki disertai kesemutan/baal menetap (radikulopati)
Nyeri berat yang tidak membaik setelah terapi konservatif 4–6 minggu
Kecurigaan herniasi diskus yang memerlukan evaluasi lanjutan
Nyeri berulang kronis yang mengganggu aktivitas sehari-hari
Dicurigai kelainan struktural (skoliosis berat, spondilolistesis, dll)


Pada kasus tanpa tanda bahaya, sebagian besar low back pain bersifat mekanik dan dapat ditangani di layanan primer dengan obat anti-nyeri, edukasi tetap aktif, latihan peregangan, dan modifikasi aktivitas. Jika kondisi memburuk atau muncul gejala baru, evaluasi ulang dan pertimbangkan rujukan.