Alodok, izin share kasus, bayi perempuan usia 2 bulan, berat lahir 3,4 kg, lahir cukup bulan, langsung menangis, riwayat persalinan dan imunisasi tidak...
Lubang telinga bayi ada dua - Diskusi Dokter
general_alomedikaDiskusi Dokter
- Kembali ke komunitas
Lubang telinga bayi ada dua

Alodok, izin share kasus, bayi perempuan usia 2 bulan, berat lahir 3,4 kg, lahir cukup bulan, langsung menangis, riwayat persalinan dan imunisasi tidak diketahui. Orang tua mengeluhkan bahwa lubang telinganya ada dua, yang dimaksud yang kedua terdapat di sudut dari antehelix, bukan seperti sinus preauricular. Menurut orang tua bahkan lubang itu bisa dimasukkan cotton bud ke dalamnya. Kira kira apa ya Dok? Saya sudah sempat cari, namun tidak ketemu kemungkinan kondisi seperti apa ini.


Yang terjadi karena kegagalan penyatuan Arcus brachialis pertama Dan kedua.
Perlu di evaluasi adakah gangguan pendengaran pada bayi, dengan oae atau bera.
Keluarga di edukasi mengenai kemungkinan infeksi pada daerah tersebut.
Sebagian besar kasus asimptomatik tidak memerlukan tindakan operasi.
Sementara jika terjadi infeksi berulang setelah di redakan infeksi nya dengan antibiotik Dan analgetik dapat di rencanakan fistulektomi.

silahkan dok nurul mengedukasi keluarga dan juga sebaiknya mereferr nya ke dokter spesialis THT.. 😁


Mungkin TS THT lebih berkompetensi mengenai hal ini..
Salam..


Sama sama mb.. sukses selalu juga untuk mb 😁

Alo Dok,
Setuju dok, ini merupakan fistel/sinus preauricular. yang paling umum terjadi memang yang tipe classic tapi ada beberapa varian misalnya terjadi di helix, tragus atau lobulus. Untuk penatalaksanaan sudah lengkap diberikan oleh TS sebelumnya yang tentunya lebih berkompeten dalam kasus ini.
Sekedar sharing, saya pernah menemukan dua kasus seperti ini, yang satu tipe classic dan yg satunya lagi di crural antehelix, dengan keluhan asimptomatis tapi sering keluar cairan bening namun hilang sendiri (menurut pengakuan ibu). Pada kedua kasus, sama-sama ada riwayat dalam keluarga, satu dari ayah dan kasus lainnya dari ibu. Kedua kasus, saya rujuk ke THT dok.



Yang terjadi karena kegagalan penyatuan Arcus brachialis pertama Dan kedua.
Perlu di evaluasi adakah gangguan pendengaran pada bayi, dengan oae atau bera.
Keluarga di edukasi mengenai kemungkinan infeksi pada daerah tersebut.
Sebagian besar kasus asimptomatik tidak memerlukan tindakan operasi.
Sementara jika terjadi infeksi berulang setelah di redakan infeksi nya dengan antibiotik Dan analgetik dapat di rencanakan fistulektomi.

Yang terjadi karena kegagalan penyatuan Arcus brachialis pertama Dan kedua.
Perlu di evaluasi adakah gangguan pendengaran pada bayi, dengan oae atau bera.
Keluarga di edukasi mengenai kemungkinan infeksi pada daerah tersebut.
Sebagian besar kasus asimptomatik tidak memerlukan tindakan operasi.
Sementara jika terjadi infeksi berulang setelah di redakan infeksi nya dengan antibiotik Dan analgetik dapat di rencanakan fistulektomi.

Yang terjadi karena kegagalan penyatuan Arcus brachialis pertama Dan kedua.
Perlu di evaluasi adakah gangguan pendengaran pada bayi, dengan oae atau bera.
Keluarga di edukasi mengenai kemungkinan infeksi pada daerah tersebut.
Sebagian besar kasus asimptomatik tidak memerlukan tindakan operasi.
Sementara jika terjadi infeksi berulang setelah di redakan infeksi nya dengan antibiotik Dan analgetik dapat di rencanakan fistulektomi.

Yang terjadi karena kegagalan penyatuan Arcus brachialis pertama Dan kedua.
Perlu di evaluasi adakah gangguan pendengaran pada bayi, dengan oae atau bera.
Keluarga di edukasi mengenai kemungkinan infeksi pada daerah tersebut.
Sebagian besar kasus asimptomatik tidak memerlukan tindakan operasi.
Sementara jika terjadi infeksi berulang setelah di redakan infeksi nya dengan antibiotik Dan analgetik dapat di rencanakan fistulektomi.
