Pedoman internasional untuk pengelolaan sindrom ovarium polikistik (polycystic ovary syndrome/PCOS) dipublikasikan pada tahun 2023. Menurut pedoman ini, untuk mendiagnosis PCOS, pasien setidaknya harus memenuhi dua dari kriteria berikut: hiperandrogenisme klinis atau biokimia; disfungsi ovulasi; dan gambaran ovarium polikistik (PCOM) yang diidentifikasi melalui USG atau kadar hormon anti-Müllerian.
Lebih lanjut, menurut pedoman ini, remaja yang memenuhi hanya satu kriteria sebaiknya menjalani pemantauan lanjutan untuk memastikan PCOS didiagnosis sesegera mungkin. Pedoman ini juga mengenali berbagai efek klinis dari PCOS yang mencakup risiko metabolik, kardiovaskuler, sleep apnea, dan gangguan mental.[1]
Tabel 1. Tentang Pedoman Klinis Ini
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)