Patofisiologi Fibroma
Patofisiologi fibroma melibatkan proliferasi berlebihan fibroblas di dermis yang menghasilkan kolagen secara berlebihan. Penumpukan jaringan ikat ini membentuk lesi jinak yang padat dan terlokalisasi di kulit.
Ada dua jenis fibroma kulit, yakni dermatofibroma dan akrokordon. Dermatofibroma sering berkaitan dengan proses trauma pada kulit, sedangkan akrokordon disebabkan oleh beberapa faktor seperti gangguan hormonal.[2,9,10]
Akrokordon
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)