Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Komplikasi Barium Swallow X-Ray general_alomedika 2023-08-30T14:17:45+07:00 2023-08-30T14:17:45+07:00
Barium Swallow X-Ray
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Komplikasi Barium Swallow X-Ray

Oleh :
Bianda Pramudita MSc
Share To Social Media:

Komplikasi dari pemeriksaan barium swallow atau barium esofagogram, adalah mual dan muntah dalam 30 menit setelah menelan media kontras barium, konstipasi, aspirasi, hipersensitivitas, dan ekstravasasi ke mediastinum.[1]

Konstipasi 

Barium sulfat tidak larut air, karena itu penggunaan barium dapat menyebabkan konstipasi. Namun demikian, efek samping ini masih dapat ditoleransi dengan meningkatkan konsumsi air dan makanan tinggi serat.[12,14]

Aspirasi

Aspirasi barium sangat jarang terjadi karena setelah barium teraspirasi, kebanyakan akan dibersihkan dari bronkus mayor dan trakea dalam beberapa jam. Adapun komplikasi fatal yang terjadi akibat penggunaan barium jarang dilaporkan dan mungkin hal ini terkait sampel pengamatan yang terlalu kecil. Sejauh ini, belum terdapat konsensus yang menyatakan terdapat efek samping barium sulfat pada parenkim paru.[12,14]

Reaksi Hipersensitivitas

Reaksi hipersensitivitas terhadap barium jarang terjadi karena barium itu sendiri tidak aktif secara kimia. Namun terdapat beberapa produk yang diformulasikan bersama zat aditif seperti penstabil, perasa, pelapis, pengawet, dan perubah viskositas, baik dari bahan alami maupun buatan.

Pengawet seperti metilparaben dan sejenisnya dapat menginduksi reaksi hipersensitivitas, yang mana lebih sering terjadi pada penggunaan barium sebagai kontras ganda dibandingkan sebagai kontras tunggal. Kebanyakan reaksi bersifat ringan, seperti urtikaria, pruritus, eritema multiforme.[12]

Ekstravasasi ke Mediastinum

Ekstravasasi barium ke mediastinum dapat menyebabkan reaksi inflamasi akibat retensi barium dalam jangka waktu tertentu. Hal ini bisa dideteksi dengan x-ray, yaitu gambaran radioopasitas linear. Namun, temuan ini belum memiliki bukti ilmiah yang kuat dalam kaitannya dengan klinis pasien.[12]

Referensi

1. Chen A, Tafti D, Tuma F. Barium swallow. StatPearls, Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. 2020. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK493176/
12. Gore RM, Levine MS. Textbook of Gastrointestinal Radiology E-Book. Elsevier Health Sciences; 2014. https://books.google.co.id/books?id=B89sBQAAQBAJ&printsec=frontcover&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false
14. Nin CS, Marchiori E, Irion KL, Paludo A de O, Alves GRT, Hochhegger DR, et al. Barium swallow study in routine clinical practice: a prospective study in patients with chronic cough,. J Bras Pneumol Publicaça̋o Of Soc Bras Pneumol E Tisilogia 2013;39:686–91. https://doi.org/10.1590/S1806-37132013000600007.

Teknik Barium Swallow X-Ray
Edukasi Pasien Barium Swallow X-Ray

Artikel Terkait

  • Latihan Pernapasan Diafragma untuk Penatalaksanaan Gastroesophageal Reflux Disease
    Latihan Pernapasan Diafragma untuk Penatalaksanaan Gastroesophageal Reflux Disease
  • Peran Obat Sitoprotektor pada GERD dan Gastritis
    Peran Obat Sitoprotektor pada GERD dan Gastritis
  • Dispepsia – Panduan E-Prescription Alomedika
    Dispepsia – Panduan E-Prescription Alomedika
  • Perbandingan Vonoprazan dengan PPI Untuk GERD
    Perbandingan Vonoprazan dengan PPI Untuk GERD
  • Makanan Alternatif untuk Pasien GERD: Menjelajahi Potensi Nasi Jagung dan Nasi Singkong
    Makanan Alternatif untuk Pasien GERD: Menjelajahi Potensi Nasi Jagung dan Nasi Singkong

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 19 Februari 2025, 10:31
interaksi spasminal dgn metoklopramid
Oleh: Anonymous
1 Balasan
alodok, apakah rasional jika memberikan terapi spasminal (antispasmodik) bersamaan dgn metoklopramid (prokinetik) untuk mengatasi dispepsia dgn keluhan...
Anonymous
Dibalas 03 Februari 2025, 09:11
Obat tradisional apa untuk menghilangkan asam lambung
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Dok saya mau bertanya obat tradisional apa untuk menghilangkan asam lambung?
dr. Meva Nareza T
Dibalas 18 Februari 2025, 14:46
Makanan Alternatif untuk Pasien GERD - Artikel ALOMEDIKA
Oleh: dr. Meva Nareza T
4 Balasan
ALO Dokter!Modifikasi pola makan merupakan langkah krusial dalam tata laksana GERD. Sebagai dokter, penting bagi kita untuk mengedukasi pasien tentang jadwal...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.