Fitness to fly atau kelayakan terbang pada pasien dengan penyakit mata berbeda-beda tergantung kondisi kelainan yang diderita. Tidak dapat dipungkiri, penerbangan merupakan jenis transportasi yang banyak digunakan dewasa ini. Pesawat udara memiliki tekanan, kelembapan udara, temperatur, dan turbulensi yang berbeda dengan transportasi laut dan darat.
Oleh karena itu, hampir semua maskapai penerbangan meminta surat kelayakan terbang untuk penumpang dengan kondisi kesehatan tertentu seperti kehamilan, gangguan kardiovaskular, atau bayi. Pada kebanyakan kasus, pasien dengan penyakit mata dapat melakukan penerbangan, tetapi pertimbangan klinis khusus diperlukan untuk kondisi tertentu, terutama pascaoperasi dengan tamponade gas intraokular yang kontraindikasi terbang hingga gas terabsorpsi sempurna.[1-4]
Pasien Pasca Pembedahan Vitreoretina
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)