Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Penatalaksanaan Kista Ganglion general_alomedika 2026-06-15T14:43:26+07:00 2026-06-15T14:43:26+07:00
Kista Ganglion
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Penatalaksanaan Kista Ganglion

Oleh :
dr. Amelia Febrina
Share To Social Media:

Penatalaksanaan kista ganglion dapat berupa tata laksana konservatif, seperti aspirasi, juga dapat berupa pembedahan. Pada banyak kasus, kista ganglion bisa sembuh dengan terapi nonbedah. Indikasi eksisi kista ganglion adalah adanya nyeri, keterbatasan gerak, dan gangguan saraf.[1-3]

Konservatif

Tata laksana konservatif dari kista ganglion dapat berupa aspirasi, injeksi steroid, skleroterapi, hyaluronidase, dan imobilisasi. Tata laksana tersebut dapat dikombinasikan atau dilakukan secara terpisah. Pendekatan ini dapat menghasilkan resolusi kista ganglion pada lebih dari 50% pasien.[1-3]

Aspirasi

Tindakan aspirasi dilakukan menggunakan jarum berukuran besar. Tingkat keberhasilan dari aspirasi pada kista ganglion bervariasi, bergantung pada lokasi kista. Pada kista ganglion pergelangan tangan dorsal, aspirasi dilaporkan menghasilkan resolusi pada hingga 85% kasus. Pada kasus kista tendon sheath, keberhasilan aspirasi dilaporkan mencapai 92%.[1-3]

Imobilisasi

Imobilisasi umumnya dilakukan setelah aspirasi. Imobilisasi bertujuan untuk mencegah pergerakan pergelangan tangan yang dapat memompa cairan sinovial dan mengisi kista ganglion kembali.

Hasil dari tata laksana tersebut menimbulkan kontroversi. Menurut sebuah studi, imobilisasi selama 3 bulan setelah aspirasi memiliki tingkat kesuksesan yang lebih tinggi apabila dilakukan pada kista ganglion yang terletak pada bagian dorsal carpal.

Namun, menurut studi lain tata laksana imobilisasi tidak memiliki tingkat kesuksesan yang signifikan dan dapat menimbulkan efek samping seperti ketidaknyamanan, kaku sendi, dan menurunkan range of motion (ROM.[2,14]

Injeksi Steroid

Tata laksana dengan menggunakan steroid dilakukan dengan cara injeksi setelah aspirasi. Meski demikian, bukti yang mendukung manfaat injeksi steroid masih lemah. Tingkat kesuksesan dari menambahkan injeksi steroid tidak lebih baik dibandingkan dengan aspirasi secara monoterapi.[1-4]

Skleroterapi

Skleroterapi merupakan tata laksana yang digunakan untuk kista ganglion dengan cara menginjeksikan sklerosan ke dalam kantong ganglion yang akan menyebabkan fibrosis. Skleroterapi bertujuan untuk mengurangi angka rekurensi kista ganglion.

Meski demikian, menurut studi yang dilakukan oleh Mackie et al, tingkat kegagalan tindakan ini sebesar 94%. Selain itu, karena adanya penghubung pada kista ganglion dan synovial joint, sklerosan tersebut dapat masuk ke dalam sendi dan tendon yang berisiko menyebabkan cedera.[14]

Pembedahan

Pembedahan bisa dipilih pada kasus di mana kista ganglion menyebabkan nyeri, keterbatasan gerak, atau gangguan saraf. Meski demikian, rekurensi setelah tindakan bedah telah dilaporkan mencapai 40%.[1-3]

Eksisi Ganglion

Eksisi bedah terbuka (open excision) masih menjadi pilihan terapi operatif pada kista ganglion, terutama pada ganglion pergelangan tangan. Teknik ini bertujuan mengangkat seluruh kista beserta tangkainya untuk menurunkan risiko kekambuhan. Meskipun efektif, rekurensi tetap dapat terjadi dan dilaporkan mencapai sekitar 13–40% setelah eksisi terbuka. Pada ganglion volar, risiko kekambuhan lebih tinggi dibandingkan ganglion dorsal.

Eksisi artroskopik menjadi alternatif yang semakin banyak digunakan karena menggunakan insisi lebih kecil, meninggalkan jaringan parut minimal, serta memungkinkan visualisasi intraartikular yang lebih baik. Teknik ini juga membantu identifikasi kelainan lain, seperti cedera ligamentum atau robekan triangular fibrocartilage complex (TFCC).

Keberhasilan terapi bedah pada kista ganglion sangat dipengaruhi oleh teknik eksisi yang lengkap, terutama pengangkatan tangkai kista dan jaringan kapsul asal kista. Faktor lain yang memengaruhi rekurensi meliputi lokasi kista, jenis ganglion (volar lebih sering kambuh), serta adanya osteofit pada mucous cyst yang tidak ikut direseksi.

Setelah operasi, imobilisasi singkat selama 3–7 hari umumnya dianjurkan. Namun, mobilisasi dini dalam beberapa hari pertama dapat membantu mencegah kekakuan sendi.[1-3]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

1. Zoller SD, Benner NR, Iannuzzi NP. Ganglions in the Hand and Wrist: Advances in 2 Decades. J Am Acad Orthop Surg. 2023 Jan 15;31(2):e58-e67. doi: 10.5435/JAAOS-D-22-00105.
2. Gregush RE, Habusta SF. Ganglion Cyst. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026.
3. Genova R. Ganglion Cyst. 2024. https://emedicine.medscape.com/article/1243454-overview
4. Gopalakrishnan KV, Prabhakaran KK. An evaluation of surgical excision versus steroid injection for the management of ganglion cysts. Sci Rep. 2025 Jan 29;15(1):3717. doi: 10.1038/s41598-025-87960-2.
14. Suen M, Fung B, Lung CP. Treatment of ganglion cysts. ISRN Orthop. 2013;2013:940615. doi:10.1155/2013/940615

Diagnosis Kista Ganglion
Prognosis Kista Ganglion
Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 07 April 2026, 18:54
Pembedahan kista ganglion di fktp
Oleh: Anonymous
3 Balasan
Alo dokter. Saya dokter umum di fktp. Saya mendapatkan pasien dg susp kista ganglion dan saya rujuk ke SpB namun saya diingatkan bahwa bpjs tidak menerima...
Anonymous
Dibalas 18 Desember 2023, 08:22
Benjolan keras di pergelangan tangan
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter. Pasien anak usia 4 tahun dengan keluhan muncul benjolan di pergelangan tangan sejak 2 hari yang lalu. Benjolan teraba keras, sewarna kulit,...
Anonymous
Dibalas 09 Agustus 2023, 22:37
Bejolan nyeri yang teraba keras di pergelangan tangan
Oleh: Anonymous
2 Balasan
ALOdokter, izin berdiskusi pasien wanita usia 28 tahun, datang dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan kiri sudah 2 bulan, terdapat bejolan yang teraba...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.