Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Edukasi dan Promosi Kesehatan Ruptur Esofagus general_alomedika 2023-02-07T10:31:56+07:00 2023-02-07T10:31:56+07:00
Ruptur Esofagus
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Edukasi dan Promosi Kesehatan Ruptur Esofagus

Oleh :
dr. Pepi Nurapipah
Share To Social Media:

Edukasi dan promosi kesehatan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya ruptur esofagus adalah dengan mengurangi faktor risiko. Pasien ruptur esophagus harus dijelaskan mengenai rencana penanganan, seperti pemberian injeksi analgesik, puasa, pemasangan nasogastric tube, serta rencana operasi bila diperlukan.

Edukasi Pasien

Pasien ruptur esophagus harus diberikan edukasi mengenai penyakit pasien dan rencana penanganannya. Pasien dijelaskan bahwa akan diberi injeksi analgetik untuk mengurangi nyeri. Pasien juga harus diberi pemahaman tentang tujuan dipuasakan dan dipasang nasogastric tube (NGT). Apabila diindikasikan untuk operasi, maka pasien diberi pemahaman mengenai rencana rujukan yang harus dilakukan segera (kurang dari 24 jam), tujuan dan risiko operasi, teknik operasi, dan perawatan pasca operasi.[5]

Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Upaya pencegahan ruptur esophagus adalah edukasi mengenai risiko terjadinya penyakit, terutama edukasi di populasi yang mengonsumsi banyak alkohol. Pada anak-anak, pengawasan orang tua sangat penting untuk mencegah anak menelan benda asing. Pada orang dewasa dengan gangguan mental dan kejiwaan, membutuhkan pengawasan agar tidak mengonsumsi zat-zat korosif dan bahan kimia berbahaya.[2,5]

Referensi

2. Mueller DK. Esophageal Rupture. 2019. Medscape. Available from : https://emedicine.medscape.com/article/425410-overview#a4
5. Ugenti I, Digennaro R, Martines G, Caputi Iambrenghi O. Double esophageal perforation by ingested foreign body: Endoscopic and surgical approach. A case report. Int J Surg Case Rep. 2015;17:55-57. doi:10.1016/j.ijscr.2015.10.033

Prognosis Ruptur Esofagus
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 13 jam yang lalu
Penyakit Kulit di leher, mulanya seperti jerawat dan melebar sejak 1 minggu
Oleh: Anonymous
2 Balasan
ALO DokterIzin berdiskusi dokter.Pasien anak perempuan usia 3 tahun, datang ke klinik dengan keluhan sakit kulit di leher (seperti digambar). Keluhan...
Anonymous
Dibalas 09 April 2026, 20:35
Kecukupan SKP ranah C
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter, untuk kecukupan SKP ranah C pengabdian masyarakat apakah boleh misalnya melakukan penyuluhan di sekolah? Adalah format sertifikat yang harus kita...
Anonymous
Dibalas 10 April 2026, 07:45
Jamaah haji riwayat suntik kb 1 bulan dan ingin menunda haid sekaligus mempercepat haid
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter. Mohon izin bertanya dok, calon jamaah haji usia 41 tahun mau tidak haid full selama di Madinah Makkah. *Riwayat suntik kb 1 bulan, terakhir...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.