Diagnosis Hantavirus
Diagnosis infeksi hantavirus dicurigai pada pasien dengan demam, gejala respirasi progresif atau gangguan ginjal akut, terutama bila ada riwayat paparan terhadap hewan pengerat atau lingkungan yang terkontaminasi kotoran hewan pengerat. Diagnosis dikonfirmasi melalui deteksi antibodi, deteksi RNA virus dengan reverse transcription polymerase chain reaction (RT-PCR), atau identifikasi antigen virus pada sampel klinis.[9,11,12,15,23]
Anamnesis
Pasien dengan infeksi hantavirus umumnya mengeluhkan gejala onset akut berupa demam tinggi, menggigil, malaise, sakit kepala, mialgia yang menonjol terutama pada otot-otot besar seperti punggung, paha, dan bahu, serta gejala gastrointestinal seperti mual, muntah, nyeri perut, atau diare. Pada fase awal, gejala sering kali tidak spesifik dan menyerupai infeksi virus lainnya sehingga dapat menyulitkan diagnosis dini.
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)