Patofisiologi Hantavirus
Patofisiologi infeksi hantavirus melibatkan disfungsi endotel, kebocoran kapiler, dan respons imun hiperinflamasi. Virus ini tidak menyebabkan penyakit dengan menghancurkan sel secara langsung, melainkan dengan cara mencetuskan aktivasi imun masif yang mengganggu integritas pembuluh darah, menyebabkan edema paru atau cedera ginjal akut.[8–12]
Infeksi dan Disfungsi Sel Endotel
Hantavirus masuk ke dalam tubuh terutama melalui inhalasi aerosol yang mengandung partikel virus dari ekskresi rodensia, kemudian menginfeksi sel epitel saluran napas dan menyebar ke sirkulasi sistemik. Virus ini memiliki tropisme terhadap sel endotel pembuluh darah dengan berikatan pada reseptor spesifik seperti β-integrin, yang memfasilitasi proses masuknya virus ke dalam sel.
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)