Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Farmakologi Kalsium Glukonat general_alomedika 2026-09-15T16:02:15+07:00 2026-09-15T16:02:15+07:00
Kalsium Glukonat
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Farmakologi Kalsium Glukonat

Oleh :
dr.Shofa Nisrina Luthfiyani
Share To Social Media:

Farmakologi kalsium glukonat adalah sebagai tambahan kalsium pada keadaan hipokalsemia. Kalsium berperan penting pada berbagai sistem organ dan merupakan salah satu aktivator reaksi enzimatik.[1-3]

Farmakodinamik

Kalsium glukonat merupakan garam glukonat dari kalsium yang berfungsi sebagai sumber ion kalsium. Secara farmakodinamik, kalsium berperan dalam menjaga fungsi normal sistem saraf, otot, dan jantung, sehingga pemberian kalsium glukonat dapat mengoreksi defisiensi kalsium dan memulihkan berbagai proses fisiologis yang bergantung pada kalsium.

Suplementasi kalsium membantu mempertahankan massa dan mineralisasi tulang dengan menyediakan kalsium yang diperlukan untuk pembentukan jaringan tulang, sekaligus mencegah kehilangan massa tulang akibat ketidakseimbangan metabolisme kalsium. Kebutuhan kalsium meningkat pada periode pertumbuhan, kehamilan, dan menyusui karena tingginya kebutuhan untuk pembentukan dan pemeliharaan jaringan tubuh serta produksi ASI.

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplementasi kalsium mungkin memiliki efek kemopreventif terhadap kanker kolorektal dan beberapa jenis kanker lainnya, meskipun mekanisme dan manfaat klinisnya masih terus diteliti.

Kalsium juga mengatur pelepasan dan penyimpanan neurotransmiter dan hormon, memfasilitasi pengikatan serta transport asam amino, membantu absorpsi vitamin B12, dan merangsang sekresi gastrin. Sekitar 99% kalsium tubuh tersimpan dalam tulang sebagai kristal hidroksiapatit, yang berada dalam keadaan pertukaran dinamis dengan kalsium plasma.[1-3]

Farmakokinetik

Kalsium glukonat didistribusikan berikatan dengan protein plasma. Eliminasi terjadi melalui urin dan feses.

Absorpsi

Setelah pemberian oral, sekitar 20–33% kalsium dari kalsium glukonat diserap di usus halus. Tingkat absorpsi dipengaruhi oleh keberadaan metabolit vitamin D, pH lumen usus, serta faktor diet seperti serat dan fitat yang dapat mengikat kalsium dan mengurangi penyerapannya.

Absorpsi kalsium akan meningkat pada kondisi defisiensi kalsium atau saat asupan kalsium rendah. Pada pasien dengan aklorhidria atau hipoklorhidria, absorpsi kalsium dapat menurun karena berkurangnya keasaman lambung yang diperlukan untuk melarutkan garam kalsium.[1]

Distribusi

Setelah diserap, sekitar 45% kalsium dalam plasma berikatan dengan protein, terutama albumin, sedangkan sisanya berada dalam bentuk ion bebas yang aktif secara fisiologis atau berikatan dengan anion lain.

Sebagian besar kalsium tubuh (sekitar 99%) tersimpan di tulang dan gigi dalam bentuk hidroksiapatit, sementara sebagian kecil berada di cairan ekstraseluler dan jaringan lunak untuk mendukung berbagai fungsi fisiologis.[1]

Metabolisme

Kalsium glukonat tidak memerlukan metabolisme hepatik untuk melepaskan ion kalsium aktif (Ca²⁺). Setelah masuk ke dalam tubuh, senyawa ini langsung terdisosiasi menjadi ion kalsium dan glukonat, sehingga efek terapinya tidak bergantung pada fungsi hati.[1]

Eliminasi

Eliminasi kalsium terjadi terutama melalui feses dan sebagian melalui ginjal. Sekitar 80% kalsium diekskresikan melalui feses, yang sebagian besar terdiri atas kalsium yang tidak terserap di saluran cerna. Sisanya, sekitar 20%, dieliminasi melalui urin.

Jumlah kalsium yang diekskresikan oleh ginjal bervariasi tergantung pada tingkat absorpsi kalsium, keseimbangan metabolisme tulang, serta kemampuan ginjal mempertahankan kalsium melalui proses reabsorpsi tubular.[1]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

1. National Center for Biotechnology Information (2026). PubChem Compound Summary for CID 9290, Calcium Gluconate. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Calcium-Gluconate.
2. Drugs.com. Calcium Salts. 2026. https://www.drugs.com/monograph/calcium-salts.html
3. Calcium gluconate 10% injection solution package insert. Lake Zurich, IL: Fresenius Kabi USA, LLC; 2018.

Pendahuluan Kalsium Glukonat
Formulasi Kalsium Glukonat

Artikel Terkait

  • Metode Terkini Deteksi Kelenjar Paratiroid Selama Operasi
    Metode Terkini Deteksi Kelenjar Paratiroid Selama Operasi
  • Gangguan Elektrolit pada Diabetes Mellitus tipe 2
    Gangguan Elektrolit pada Diabetes Mellitus tipe 2
Diskusi Terkait
dr.Dr Jo Kristine yoewono
Dibalas 10 Mei 2023, 09:34
Terapi untuk pasien hipokalemia dan hipokalsemia yang mengalami penurunan kesadaran
Oleh: dr.Dr Jo Kristine yoewono
4 Balasan
Teman sejawat ijin berdiskusi pada pasien saya usia 24 th perempuan datang dengan penurunan kesadaran di cek mri dan ct scan gak ada kelainan dan lab hanya...
Anonymous
Dibalas 18 Januari 2023, 15:39
Kesemutan dan nyeri kaki yang timbul saat sore hari
Oleh: Anonymous
4 Balasan
Alo, dokter! Izin diskusi, dok. Saya dapat pasien perempuan usia 11 tahun dengan keluhan kesemutan dan nyeri di kedua kaki yang timbul saat sore menjelang...
dr. Reren Ramanda
Dibalas 14 Juni 2021, 14:51
Pemeriksaam pasien curiga hipokalsemia - Saraf Ask The Expert
Oleh: dr. Reren Ramanda
2 Balasan
Alo dr. Ade Wijaya, SpS izin bertanya dokter, apa saja ya dok tips untuk menentukan seseorang mengalami hipokalsemia sedangkan tidak ada peralatn untuk...

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.