Pendahuluan Kalsium Folinat
Kalsium folinat adalah obat derivat asam folat yang digunakan untuk mengurangi gejala toksisitas antagonis asam folat, seperti methotrexate yang digunakan untuk terapi rheumatoid arthritis dan keganasan. Kalsium folinat juga digunakan sebagai adjuvant fluorouracil pada kanker kolorektal.[1,2]
Kalsium folinat merupakan garam dari asam folinik (leucovorin), yaitu metabolit dan bentuk aktif dari asam folat. Kalsium folinat memiliki aktivitas vitamin yang ekuivalen dengan asam folat, sehingga memberi efek protektif terhadap sel normal untuk sintesis DNA dan metabolisme. Pada terapi sitotoksik, hal ini disebut sebagai calcium folinate rescue, yaitu untuk mengatasi atau mencegah toksisitas akibat antagonis asam folat, terutama methotrexate.[1-4]
Selain pada terapi sitotoksik, kalsium folinat juga diberikan bersamaan dengan 5-fluorouracil untuk meningkatkan efek terapi pada tata laksana paliatif kanker kolorektal. Kalsium folinat juga bermanfaat pada terapi anemia megaloblastik yang disebabkan defisiensi asam folat.[1]
Lebih lanjut, kalsium folinat digunakan untuk mengatasi atau mencegah efek toksik akibat antagonis asam folat lainnya, seperti pyrimethamine dan trimetrexate, terutama untuk mencegah supresi sumsum tulang atau toksisitas hematologis selama terapi. Kalsium folinat efektif pada anemia megaloblastik akibat defisiensi bawaan dihidrofolat reduktase (DHFR). Namun, tidak bermanfaat pada anemia megaloblastik akibat defisiensi vitamin B12.[1-4]
Kalsium folinat sebagai antidot harus diberikan sesegera mungkin setelah terjadi overdosis antagonis asam folat, karena keterlambatan pemberian dapat mengurangi efikasi terapi. Penggunaan bersama obat kemoterapi, terutama fluorouracil, membawa risiko peningkatan toksisitas fluorouracil, terutama toksisitas gastrointestinal seperti stomatitis dan diare.[1]
Tabel 1. Deskripsi Singkat Kalsium Folinat
| Perihal | Deskripsi |
| Kelas | Antineoplastik dan imunosupresan.[5,6] |
| Subkelas | Antidot.[5,6] |
| Akses | Resep.[5,6] |
| Wanita hamil | Kategori FDA: C.[1] Kategori TGA: A[7] |
| Wanita menyusui | Belum ada data yang jelas tentang ekskresi kalsium folinat ke ASI.[1] |
| Anak-anak | Kalsium folinat dapat meningkatkan risiko terjadinya kejang.[1] |
| Infant | |
| FDA | Approved.[1] |
Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha