Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Kontraindikasi dan Peringatan Tamsulosin monika-natalia 2026-10-14T14:02:23+07:00 2026-10-14T14:02:23+07:00
Tamsulosin
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Kontraindikasi dan Peringatan Tamsulosin

Oleh :
dr. Michael Sintong Halomoan
Share To Social Media:

Kontraindikasi tamsulosin adalah riwayat reaksi hipersensitivitas terhadap obat ini dan penggunaan bersama obat golongan inhibitor CYP3A4 seperti ritonavir, ketoconazole, dan ombitasvir. Peringatan khusus juga perlu diberikan kepada pasien yang memiliki gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal, dan riwayat hipotensi ortostatik.[1,3,5]

Kontraindikasi

Tamsulosin dikontraindikasikan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas terhadap tamsulosin. Selain itu, tamsulosin dikontraindikasikan pada pasien yang sedang menerima terapi inhibitor CYP3A4, seperti ombitasvir, ritonavir, dasabuvir, dan ketoconazole. Obat ini juga sebaiknya tidak digunakan oleh pasien yang sedang mendapatkan α1-blocker lainnya, seperti prazosin, terazosin, atau doxazosin.

Kontraindikasi lain adalah penggunaan pada pasien dengan gangguan hepar atau ginjal yang berat. Obat ini juga tidak digunakan pada pasien dengan riwayat hipotensi ortostatik.[1,3,5]

Peringatan

Diagnosis karsinoma prostat perlu disingkirkan terlebih dahulu pada tiap pasien yang dicurigai mengalami benign prostatic hyperplasia sebelum menggunakan tamsulosin. Penggunaan tamsulosin juga perlu dilakukan dengan berhati-hati pada pasien dengan gangguan fungsi hati atau disfungsi ginjal.[1,3,5]

Hipotensi Ortostatik

Tamsulosin perlu digunakan dengan perhatian terhadap risiko hipotensi ortostatik, yaitu penurunan tekanan darah saat berpindah posisi, terutama dari duduk atau berbaring ke berdiri. Kondisi ini dapat menyebabkan pusing, vertigo, dan bahkan sinkop (pingsan).[1]

Risiko Priapismus

Selain itu, priapismus, yaitu ereksi yang berlangsung lama dan biasanya disertai nyeri, dapat terjadi meskipun jarang. Kondisi ini merupakan keadaan yang memerlukan penanganan segera karena jika tidak ditangani dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan gangguan fungsi ereksi.[1]

Intraoperative Floppy Iris Syndrome (IFIS)

Perhatian khusus diperlukan pada pasien yang akan menjalani operasi katarak, karena tamsulosin dan α1-blocker lain telah dikaitkan dengan intraoperative floppy iris syndrome (IFIS), yaitu kondisi saat iris menjadi lebih mudah mengalami prolaps dan sulit mempertahankan dilatasi selama operasi katarak.

Karena itu, pasien laki-laki yang akan menjalani operasi katarak perlu ditanyakan mengenai riwayat penggunaan tamsulosin atau α1-blocker lainnya, termasuk penggunaan sebelumnya. Jika pasien pernah menggunakan tamsulosin, dokter mata perlu mengetahuinya agar dapat mempersiapkan modifikasi teknik pembedahan, misalnya penggunaan iris hooks, iris dilator rings, atau bahan viskoelastik untuk mengurangi komplikasi.

Manfaat penghentian tamsulosin sebelum operasi katarak belum terbukti, sehingga keputusan untuk menghentikan obat tidak boleh dilakukan secara otomatis dan perlu dipertimbangkan bersama dokter yang menangani pasien.[1]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

1. ASHP. Tamsulosin (Monograph). 2026. https://www.drugs.com/monograph/tamsulosin.html
3. Medscape. Tamsulosin. 2026. https://reference.medscape.com/drug/flomax-tamsulosin-342839
5. MIMS Indonesia. Tamsulosin: Indication, Dosage, Side Effect, Precaution. MIMS; 2026. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/tamsulosin

Penggunaan pada Kehamilan dan Ib...
Pengawasan Klinis Tamsulosin

Artikel Terkait

  • Pilihan Metode Skrining Kanker Prostat
    Pilihan Metode Skrining Kanker Prostat
  • Potensi Risiko Skrining Prostate Specific Antigen (PSA)
    Potensi Risiko Skrining Prostate Specific Antigen (PSA)
  • Solusi Masalah Kateterisasi Uretra secara Blind
    Solusi Masalah Kateterisasi Uretra secara Blind
  • Red Flag Retensi Urine
    Red Flag Retensi Urine
Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 03 Februari 2025, 16:34
Peresepan obat BPH bagi dokter umum
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter, izin diskusi dok...pasien saya laki-laki usia 60 th dengan gejala BPH, apakah dokter umum boleh meresepkan obat untuk BPH misalnya finasteride...
Anonymous
Dibalas 30 November 2023, 09:48
Tata laksana BPH/Gangguan Prostat
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Dok izin diskusi untuk laki-laki lansia usia diatas 65 tahun dengan kondisi kesehatan Hipertensi (Konsumsi Candesartan dan Amlodipine ) , Pitting Odema...
Anonymous
Dibalas 27 Januari 2023, 07:52
Pengobatan kalsifikasi prostat pada pasien usia 65 tahun
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter. Saya memiliki pasien umur 65 tahun dengan keluhan sering kencing pada malam hari. 3 tahun yang lalu didiagnosa dengan kalsifikasi prostat. Obat...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.