Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Tamsulosin monika-natalia 2026-10-14T14:00:29+07:00 2026-10-14T14:00:29+07:00
Tamsulosin
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Tamsulosin

Oleh :
dr. Michael Sintong Halomoan
Share To Social Media:

Penggunaan tamsulosin pada kehamilan termasuk dalam kategori B oleh FDA tetapi obat ini umumnya tidak diindikasikan untuk penggunaan pada wanita. Data tentang penggunaan obat ini pada ibu menyusui juga masih terbatas.[1,14]

Penggunaan pada Kehamilan

Kategori B (FDA): studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.[1]

Tamsulosin umumnya digunakan untuk terapi benign prostatic hyperplasia, sehingga hampir tidak pernah diberikan untuk wanita. Namun, obat ini kadang diberikan oleh beberapa dokter untuk mengatasi batu ureter.

Berdasarkan data pada hewan, tidak ditemukan efek buruk terhadap perkembangan janin dalam studi reproduksi ketika tamsulosin hidroklorida diberikan kepada tikus selama periode organogenesis.

Meski demikian, hasil studi pada hewan tidak dapat secara langsung memastikan keamanan pada manusia, sehingga tamsulosin tidak direkomendasikan sebagai terapi rutin selama kehamilan dan penggunaannya pada wanita hamil sebaiknya dihindari kecuali terdapat pertimbangan klinis khusus bahwa manfaat terapi lebih besar daripada potensi risikonya.[3]

Penggunaan pada Ibu Menyusui

Pada ibu menyusui, data mengenai penggunaan tamsulosin masih sangat terbatas karena belum terdapat informasi yang dipublikasikan mengenai kadar tamsulosin dalam ASI maupun kadar pada bayi yang mendapat ASI, serta belum ada laporan yang memadai mengenai efek tamsulosin terhadap bayi menyusui atau produksi ASI.

Meski demikian, tamsulosin memiliki ikatan yang sangat tinggi dengan protein plasma, yaitu sekitar 94–99%, sehingga jumlah obat yang diperkirakan dapat berpindah ke dalam ASI kemungkinan kecil. Oleh karena itu, apabila tamsulosin memang diperlukan oleh ibu, penggunaan obat tersebut tidak dianggap sebagai alasan untuk menghentikan pemberian ASI.

Namun, karena bukti klinis mengenai keamanannya pada bayi masih belum tersedia, bayi yang mendapat ASI tetap perlu dipantau secara cermat terhadap kemungkinan efek obat, terutama tanda-tanda efek farmakologis seperti hipotensi atau gangguan menyusu.[1-3,14]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

1. ASHP. Tamsulosin (Monograph). 2026. https://www.drugs.com/monograph/tamsulosin.html
2. National Center for Biotechnology Information. PubChem Compound Summary for CID 129211, Tamsulosin. 2026. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Tamsulosine.
3. Medscape. Tamsulosin. 2026. https://reference.medscape.com/drug/flomax-tamsulosin-342839
14. Drugs and Lactation Database (LactMed®). Bethesda (MD): National Institute of Child Health and Human Development. Tamsulosin. 2022. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK576867/

Efek Samping dan Interaksi Obat ...
Kontraindikasi dan Peringatan Ta...

Artikel Terkait

  • Pilihan Metode Skrining Kanker Prostat
    Pilihan Metode Skrining Kanker Prostat
  • Potensi Risiko Skrining Prostate Specific Antigen (PSA)
    Potensi Risiko Skrining Prostate Specific Antigen (PSA)
  • Solusi Masalah Kateterisasi Uretra secara Blind
    Solusi Masalah Kateterisasi Uretra secara Blind
  • Red Flag Retensi Urine
    Red Flag Retensi Urine
Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 03 Februari 2025, 16:34
Peresepan obat BPH bagi dokter umum
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter, izin diskusi dok...pasien saya laki-laki usia 60 th dengan gejala BPH, apakah dokter umum boleh meresepkan obat untuk BPH misalnya finasteride...
Anonymous
Dibalas 30 November 2023, 09:48
Tata laksana BPH/Gangguan Prostat
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Dok izin diskusi untuk laki-laki lansia usia diatas 65 tahun dengan kondisi kesehatan Hipertensi (Konsumsi Candesartan dan Amlodipine ) , Pitting Odema...
Anonymous
Dibalas 27 Januari 2023, 07:52
Pengobatan kalsifikasi prostat pada pasien usia 65 tahun
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter. Saya memiliki pasien umur 65 tahun dengan keluhan sering kencing pada malam hari. 3 tahun yang lalu didiagnosa dengan kalsifikasi prostat. Obat...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.