Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Efek Samping dan Interaksi Obat Retinol general_alomedika 2026-03-16T14:02:42+07:00 2026-03-16T14:02:42+07:00
Retinol
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Efek Samping dan Interaksi Obat Retinol

Oleh :
dr.Bedry Qintha
Share To Social Media:

Potensi efek samping retinol serupa dengan vitamin A lainnya, yakni hipervitaminosis vitamin A pada konsumsi oral dan iritasi kulit pada penggunaan topikal. Retinol juga berinteraksi dengan neomycin, alkohol, dan sediaan vitamin A lain.[4,6,16,17]

Efek Samping

Pemberian vitamin A oral, termasuk retinol, yang sesuai kebutuhan dan dalam dosis yang dianjurkan umumnya aman dan sangat jarang menimbulkan toksisitas. Meski demikian, konsumsi vitamin A berlebih bisa menyebabkan hipervitaminosis. Sementara itu, penggunaan retinol topikal telah dikaitkan dengan iritasi kulit, seperti eritema dan pengelupasan kulit.[4,6]

Overdosis

Kelebihan retinol lebih sering terjadi akibat penggunaan suplemen dosis tinggi atau konsumsi berlebihan produk yang kaya vitamin A. Risiko toksisitas dipengaruhi oleh dosis, durasi paparan, usia, serta fungsi hepatik individu.

Toksisitas akut bisa terjadi pada konsumsi tunggal melebihi dosis 25.000 IU. Gejala yang dapat muncul meliputi mual, muntah, diare, pusing, letargi, mengantuk, peningkatan tekanan intrakranial, serta perubahan kulit seperti eritema, pruritus, dan deskuamasi.

Toksisitas kronis bisa terjadi akibat konsumsi melebihi 4000 IU/kg/hari selama 6-15 bulan. Manifestasi klinis bisa mencakup demam ringan, sakit kepala, kelelahan, anoreksia, gangguan gastrointestinal, hepatosplenomegali, anemia, hiperkalsemia, edema subkutan, nokturia, nyeri sendi dan tulang, serta perubahan kulit seperti ikterik, xerosis, alopesia, dan fotosensitivitas.[4]

Efek Samping Sediaan Topikal

Sediaan topikal retinol umumnya memiliki profil tolerabilitas yang lebih baik dibandingkan tretinoin, namun tetap dapat menimbulkan iritasi lokal ringan sebagai efek samping tersering. Manifestasi yang dilaporkan meliputi sensasi terbakar, eritema, pruritus, kulit ringan, dan deskuamasi ringan, terutama pada fase awal penggunaan.

Secara klinis, reaksi iritatif biasanya bersifat ringan hingga sedang dan cenderung membaik seiring adaptasi kulit terhadap retinoid (retinization). Risiko iritasi dapat meningkat pada penggunaan konsentrasi sediaan yang lebih tinggi, penggunaan harian sejak awal tanpa titrasi, atau pada pasien dengan kulit sensitif.

Untuk mengurangi efek samping, bisa dilakukan pendekatan bertahap (step up), yang mana dosis digunakan dari dosis rendah terlebih dulu dan dinaikkan bertahap sesuai kebutuhan. Penggunaan pelembap juga dapat direkomendasikan untuk meningkatkan tolerabilitas.[17,22]

Interaksi Obat

Beberapa obat bisa menurunkan absorpsi retinol oral, yakni neomycin, cholestyramine, dan orlistat.

Konsumsi retinol bersama alkohol dan retinoid lainnya dapat meningkatkan risiko toksisitas.

Penggunaan retinol dan kontrasepsi oral dilaporkan dapat meningkatkan konsentrasi vitamin A serum.

Pemberian retinol bersama sediaan vitamin A lainnya, seperti isotretinoin, dapat meningkatkan risiko hipervitaminosis.[6,14]

 

 

Penulisan pertama oleh: dr. Reren Ramanda

Referensi

4. National Center for Biotechnology Information (2026). PubChem Compound Summary for CID 445354, Retinol. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Retinol.
6. ASHP. Vitamin A ( Monograph). 2026. https://www.drugs.com/monograph/vitamin-a.html
14. MIMS. Retinol. 2026. http://www.mims.com/india/drug/info/retinol?type=full&mtype=generic
16. Milosheska D, Roškar R. Use of Retinoids in Topical Antiaging Treatments: A Focused Review of Clinical Evidence for Conventional and Nanoformulations. Adv Ther. 2022 Dec;39(12):5351-5375. doi: 10.1007/s12325-022-02319-7.
17. Griffiths TW, Watson REB, Langton AK. Skin ageing and topical rejuvenation strategies. Br J Dermatol. 2023 Oct 30;189(Suppl 1):i17-i23. doi: 10.1093/bjd/ljad282.
22. Zasada M, Budzisz E. Randomized parallel control trial checking the efficacy and impact of two concentrations of retinol in the original formula on the aging skin condition: Pilot study. J Cosmet Dermatol. 2020 Feb;19(2):437-443. doi: 10.1111/jocd.13040.

Indikasi dan Dosis Retinol
Penggunaan pada Kehamilan dan Ib...

Artikel Terkait

  • Waspada dalam Suplementasi Vitamin A
    Waspada dalam Suplementasi Vitamin A
Diskusi Terkait
Anonymous
Dibuat 02 September 2025, 22:13
Apakah Vit. A 2000 IU bisa dipakai untuk pasien campak?
Oleh: Anonymous
0 Balasan
Alo dokter izin bertanya, terkait anak usia 8 tahun yg menderita campak saya menyarankan utk pemberian vit A 200.000 iu utk 2 hari. Namun sedian tersedia vit...
Anonymous
Dibalas 07 November 2024, 14:25
Dosis vitamin A pada campak
Oleh: Anonymous
3 Balasan
Alo dok.Izin bertanya.Dalam hal pemberian vitamin A untuk campak pd anak usia dibawah 6 bulan. Sebanyak 50.000IU/ hari diberi 2 dosis.Sedgkan sediaan di pkm...
Anonymous
Dibalas 12 April 2023, 12:22
Pemberian vitamin A pada anak yang terkena campak
Oleh: Anonymous
5 Balasan
Izin bertanyaSeornag anak usia 2 tahun terkena Campak, pasien sudah mendapatkan vitamin A 2 bulan yang lalu di posyandu,Apakah dalam terapi campak tetap...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.