Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Prognosis Kalazion general_alomedika 2024-04-22T09:10:01+07:00 2024-04-22T09:10:01+07:00
Kalazion
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Prognosis Kalazion

Oleh :
dr. Karina Sutanto
Share To Social Media:

Prognosis untuk sebagian besar kasus kalazion sangat baik karena lebih dari 50% kasus bisa sembuh dengan manajemen konservatif. Gangguan penglihatan akibat efek kontak langsung dengan kornea menjadi salah satu komplikasi dari kalazion, yang risikonya semakin meningkat terutama pada kalazion yang berukuran lebih dari 5 mm.[1,2]

Komplikasi

Komplikasi pada kalazion dapat terjadi akibat perjalanan penyakit atau efek dari penatalaksanaan yang diberikan. Komplikasi yang dapat terjadi, antara lain kehilangan bulu mata, lid notching, trikiasis, deformitas kosmetik lain, infeksi, gangguan penglihatan terutama pada kalazion ukuran >5 mm, astigmatisme, dan kelainan kornea akibat massa pada kelopak mata mengubah kontur kornea. Selain itu, drainase kalazion dapat menyebabkan massa jaringan granulasi prolaps melalui konjungtiva atau kulit.[1,2]

Komplikasi akibat pemberian injeksi steroid pada kalazion antara lain depigmentasi permanen, atrofi, perforasi kornea, katarak traumatik, peningkatan tekanan intraokular, dan potensi eksaserbasi infeksi bakteri atau virus.[2]

Pembentukan anterior orbital cystic atau prolaps kalazion dapat terjadi sebagai komplikasi lanjut dari prosedur pembedahan pada kalazion. Eksisi bedah bersama dengan injeksi steroid dapat secara efektif menangani komplikasi ini.[15]

Prognosis

Sebagian besar kasus kalazion memiliki prognosis yang baik dengan tata laksana konservatif dan medikamentosa. Kalazion yang tidak mendapat penatalaksanaan atau hanya drainase sebagian akan meningkatkan risiko kekambuhan.[1-3]

Morbiditas terkait kalazion, seperti eksaserbasi inflamasi akut, dapat menyebabkan ruptur, membentuk granuloma piogenikum, dan pembengkakan terus-menerus dapat menyebabkan iritasi mata, selulitis preseptal, serta gangguan penglihatan dan astigmatisme mekanis.[2]

Referensi

1. Jordan GA, Beier K. Chalazion. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK499889/
2. Deschênes J. Chalazion. Medscape, 2023. https://emedicine.medscape.com/article/1212709-overview
3. Wu AY, Gervasio KA, Gergoudis KN, Wei C, Oestreicher JH, Harvey JT. Conservative therapy for chalazia: is it really effective?. Acta Ophthalmol. 2018;96(4):e503-e509. doi:10.1111/aos.13675
15. Alsuhaibani AH, Al-Faky YH. Large anterior orbital cyst as a late complication of chalazion surgical drainage. Eye (Lond). 2015; 29(4): 585–587.

Penatalaksanaan Kalazion
Edukasi dan Promosi Kesehatan Ka...
Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 19 November 2024, 14:19
Benjolan pada mata yang terasa semakin membesar
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Izin bertanya dok, Saya ada pasien memiliki benjolan di palpebra superior nasalis yg semakin membesar, nyeri-, nyeri tekan -, konsistensi lunak/kenyal, batas...
Anonymous
Dibalas 04 Februari 2024, 08:30
Benjolan sebesar biji jagung di kelopak mata
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dok. Izin bertanya.Anak perempuan usia 10 thn, dtg dibawa ibunya dengan keluhan muncul benjolan di kelopak mata kiri sejak 1 tahun ini. Awalnya kecil dan...
Anonymous
Dibalas 01 Desember 2023, 10:17
Benjolan di kelopak mata
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Px usia 14 th mgelhkan benjolan d kelopan mata, bnjolan kdng terasa nyeri, mata merah berair (-) ,kotoran (-) bnjolan kira2 sebesar kacang tnh, bisa d...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.