Epidemiologi Pterygium
Berdasarkan data epidemiologi global, prevalensi pterygium bervariasi antara 1–30%. Prevalensi tertinggi terjadi di “zona pterygium”, yaitu zona yang terletak 40 derajat dari lintang utara dan selatan dari garis ekuator. Indonesia merupakan negara yang terletak pada “zona pterygium”, dengan perkiraan prevalensi sekitar 10%.[1]
Global
Di dunia, prevalensi pterygium di setiap negara bervariasi sesuai populasi, dengan perkiraan 1–30%. Pterygium dilaporkan dua kali lipat lebih banyak terjadi pada jenis kelamin laki-laki, dibanding perempuan.
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)