Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Indikasi EKG general_alomedika 2025-03-17T19:30:58+07:00 2025-03-17T19:30:58+07:00
EKG
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Pemeriksaan EKG pada Kondisi Khusus
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Indikasi EKG

Oleh :
dr. Immanuel Natanael Tarigan
Share To Social Media:

Indikasi pemeriksaan elektrokardiografi atau EKG adalah untuk pemeriksaan kelainan irama jantung. American Heart Association (AHA) menyebutkan pada tahun 2004 bahwa EKG direkomendasikan dilakukan berkelanjutan pada semua pasien yang di rawat di rumah sakit. Kondisi pasien gawat darurat seperti nyeri dada dan jantung berdebar, pemeriksaan EKG harus dilakukan segera untuk menentukan penanganan selanjutnya.

Pemeriksaan EKG dapat membantu menegakkan diagnosis kondisi sindrom koroner akut, aritmia, gangguan konduksi jantung, gangguan elektrolit terutama kalium, dan kecurigaan keracunan obat. EKG juga biasa dikerjakan untuk evaluasi pasien yang terpasang implan defibrillator dan pacu jantung, serta monitoring kelainan jantung pasca terapi.[1,9]

Pemeriksaan EKG, berdasarkan rekomendasi AHA, harus dilakukan pada pasien dengan keluhan sebagai berikut:

  • Angina pektoris atau nyeri dada, yaitu rasa tidak nyaman yang menetap di area pinggang ke atas

  • Dada terasa ditekan atau diinjak
  • Nyeri epigastrium atau rasa terbakar di dada (heartburn), terutama pada pasien yang tidak membaik dengan pemberian obat lambung
  • Palpitasi, yaitu frekuensi nadi >150 kali/menit atau nadi tidak teratur dengan frekuensi >120 kali/menit
  • Detak jantung lambat, yaitu frekuensi nadi <50 kali/menit dan bergejala
  • Episode sinkop atau fatigue (severe weakness) yang tidak diketahui penyebabnya, terutama pada populasi geriatri karena pingsan adalah gejala sindrom koroner akut yang paling sering
  • Gejala stroke akut atau kurang dari 24 jam
  • Kesulitan bernapas tanpa penyebab di luar jantung
  • Cardiac arrest
  • Penggunaan kokain, narkoba, atau keracunan obat lainnya[1,9,10]

 

Direvisi oleh: dr. Hudiyati Agustini

Referensi

1. Ajam T. Electrocardiography. 2017. Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/1894014-overview#a6
9. Kristin E. Sandau, Marjorie Funk, Andrew Auerbach, et al. Update to Practice Standards for Electrocardiographic Monitoring in Hospital Settings: A Scientific Statement From the American Heart Association. Circulation. 2017;136:e273–e344
10. When to perform an ECG. American Heart Association. https://www.heart.org/idc/groups/heart-public/@wcm/@mwa/documents/downloadable/ucm_447091.pdf

Pendahuluan EKG
Kontraindikasi EKG

Artikel Terkait

  • Interpretasi EKG secara Digital dapat Menyebabkan Kesalahan Medis
    Interpretasi EKG secara Digital dapat Menyebabkan Kesalahan Medis
  • Apakah Calcium Score Jantung Merupakan Indikator Penyakit Jantung Koroner?
    Apakah Calcium Score Jantung Merupakan Indikator Penyakit Jantung Koroner?
  • Diagnosis Banding Elevasi Segmen ST pada Elektrokardiografi
    Diagnosis Banding Elevasi Segmen ST pada Elektrokardiografi
  • Memahami Gelombang P dalam EKG
    Memahami Gelombang P dalam EKG
  • Kalkulator PREVENT untuk Prediksi Risiko Penyakit Kardiovaskular
    Kalkulator PREVENT untuk Prediksi Risiko Penyakit Kardiovaskular

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr.Anindita Farah Yuwana
Dibalas 20 April 2025, 09:45
Apabila ditemukan gambaran ST elevasi dan ST depresi dalam satu EKG, didiagnosis STEMI atau NSTEACS?
Oleh: dr.Anindita Farah Yuwana
5 Balasan
Alo dokter. Saya bingung apabila ditemukan ST elevasi dan ST depresi dalam satu EKG, pasien tersebut didiagnosis sebagai apa ya dok?Sudah konsul DPJP, ini...
dr. Ica Trianjani S.
Dibalas 04 April 2025, 07:36
Jika T inversi hanya di temukan di lead V1 apakah bermakna dan harus ditangani?
Oleh: dr. Ica Trianjani S.
3 Balasan
Alo Dokter. Ijin bertanya, jika ada pasien di lakukan ekg dan hanya di temukan t inverted di lead V1. Apakah bermakna dan harus dilakukan penanganan? Kadang...
Anonymous
Dibalas 05 November 2024, 13:07
Pemeriksaan EKG menggunakan manset tensimeter
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Apakah ekg omron hem-7350T hasilnya dapat dipercaya TSMohon pendapat dan petunjuknya

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.