Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Adefovir Dipivoxil general_alomedika 2023-01-11T14:52:09+07:00 2023-01-11T14:52:09+07:00
Adefovir Dipivoxil
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Adefovir Dipivoxil

Oleh :
dr. Reren Ramanda
Share To Social Media:

Penggunaan adefovir dipivoxil pada kehamilan sebaiknya dihindari karena memiliki efek teratogenik pada uji yang dilakukan pada binatang. Belum ada data mengenai apakah adefovir dipivoxil diekskresikan melalui air susu ibu serta kemungkinan efek yang ditimbulkan pada bayi. Obat ini diberikan pada kehamilan dan menyusui hanya bila keuntungan lebih tinggi daripada risiko.

Penggunaan pada Kehamilan

Adefovir dipivoxil menurut Food and Drug Administration (FDA) termasuk kategori C, sedangkan Therapeutic Goods Administration (TGA) memasukkan ke dalam kategori B3. Pemberian adefovir dipivoxil pada binatang uji terbukti memiliki efek teratogenik, tetapi tidak ada cukup bukti atau data yang menunjukkan efek teratogeniknya pada manusia.

Studi pada hewan menunjukkan bahwa pemberian adefovir intravena dapat meningkatkan risiko terjadinya embriotoksisitas serta malformasi fetus. Pemberian adefovir pada wanita hamil terinfeksi hepatitis B harus dengan mempertimbangkan untung rugi penggunaan terutama bagi pasien sendiri.[3,7]

Penggunaan pada Ibu Menyusui

Adefovir dipivoxil tidak diketahui apakah diekskresikan ke dalam air susu ibu serta kemungkinan efek yang ditimbulkan pada bayi yang menyusui. Perlu dilakukan diskusi bersama pasien serta penilaian untung rugi bila terapi dihentikan, atau pasien disarankan untuk melakukan penyapihan.[3,7]

Referensi

3. Rxlist. Hepsera. 2022. https://www.rxlist.com/hepsera-drug.htm#description
7. Drugs.com. Adefovir. 2022. https://www.drugs.com/mtm/adefovir.html

Efek Samping dan Interaksi Obat ...
Kontraindikasi dan Peringatan Ad...

Artikel Terkait

  • Manajemen Hepatitis B pada Populasi Khusus
    Manajemen Hepatitis B pada Populasi Khusus
  • Waktu Inisiasi Farmakoterapi Hepatitis B Kronis
    Waktu Inisiasi Farmakoterapi Hepatitis B Kronis
  • Memahami Hasil Serologi Hepatitis B
    Memahami Hasil Serologi Hepatitis B
  • Mencegah dan Mengatasi Needle Stick Injury
    Mencegah dan Mengatasi Needle Stick Injury
  • Menyusui pada Ibu dengan Hepatitis B dan C
    Menyusui pada Ibu dengan Hepatitis B dan C

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 24 April 2025, 06:44
Apakah pasien hepatitis B harus diterapi seumur hidup?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter. Ijin bertanya. Apakah terapi pd pasien hepatitis b harus diberikan seumur hidup?Jika tidak, kapan kita bisa stop untuk terapi hepatitis b...
Anonymous
Dibalas 06 Maret 2025, 17:10
Tatalaksana mual pada Pasien post HD dengan HbSAg positif
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter..Izin bertanya, saya ada pasien perempuan usia 65th, datang dengan keluhan sesak nafas, perut rasa begah, mual dan demam. Pasien post HD 1 hari...
Anonymous
Dibalas 13 Juni 2024, 08:56
Terapi Hepatitis B apakah harus seumur hidup?
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Izin diskusi dokter. Untuk terapi hepatitis biasanya berlangsung berapa lama? Apakah penderita harus minum obat seumur hidup? Kemudian kapan kita bisa cek...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.