Indikasi dan Dosis Kontrasepsi Darurat
Indikasi kontrasepsi darurat adalah untuk mencegah kehamilan setelah hubungan seksual tanpa proteksi, kegagalan metode kontrasepsi (misalnya kondom bocor, lupa pil kontrasepsi), atau pada kasus kekerasan seksual. Kontrasepsi darurat harus diberikan dalam dosis dan rentang waktu yang sesuai sejak koitus.
Regimen yang umum digunakan secara klinis meliputi levonorgestrel per oral sebagai dosis tunggal 1,5 mg atau dua dosis 0,75 mg dengan interval 12 jam, serta ulipristal asetat per oral sebagai dosis tunggal 30 mg. Kedua regimen oral tersebut perlu diberikan sesegera mungkin setelah paparan. Selain itu, alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) tembaga dapat digunakan sebagai kontrasepsi darurat melalui pemasangan intrauterin hingga lima hari pascakoitus.[1-5]
Dosis Levonorgestrel Oral Sebagai Kontrasepsi Darurat
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)