Pengawasan Klinis Lugol Iodin
Pengawasan klinis Lugol iodin mencakup pengawasan efek samping dan pengawasan kadar kalium, terutama pada penggunaan jangka lama. Selain itu, fungsi tiroid juga diperlukan pada penggunaan jangka panjang karena dapat terjadi hipo atau hipertiroid.[1]
Pengawasan Fungsi Tiroid
Pemeriksaan fungsi tiroid (TSH, FT4, FT3) perlu dilakukan terutama bila terapi berlangsung lebih dari beberapa hari atau pada pasien dengan penyakit tiroid yang mendasari, karena beban iodin dapat memicu hipotiroidisme melalui Wolff–Chaikoff effect atau sebaliknya menyebabkan hipertiroidisme, terutama pada pasien dengan nodular goiter. Tanda klinis seperti palpitasi, intoleransi panas, tremor, atau kelelahan harus dievaluasi berkala sebagai indikator perubahan fungsi tiroid.[1,10,24]
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)