Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Kontraindikasi dan Peringatan Celecoxib general_alomedika 2024-05-20T10:19:17+07:00 2024-05-20T10:19:17+07:00
Celecoxib
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Kontraindikasi dan Peringatan Celecoxib

Oleh :
dr. Rifan Eka Putra Nasution
Share To Social Media:

Kontraindikasi celecoxib adalah hipersensitivitas terhadap celecoxib, aspirin, maupun obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)  lainnya. Selain itu, celecoxib memiliki blackbox warning.

Kontraindikasi

Celecoxib memiliki berbagai kontraindikasi absolut anatar lain: hipersensitivitas (misalnya, reaksi anafilaksis dan reaksi kulit yang serius) terhadap celecoxib atau komponen produk obat apa pun.

Riwayat reaksi alergi (misalnya asma atau urtikaria) setelah mengonsumsi aspirin atau OAINS lain. Celecoxib juga tidak boleh digunakan bila pasien akan menjalani operasi coronary artery bypass graft (CABG) dan pada pasien yang alergi terhadap obat golongan sulfonamide.[1,4]

Peringatan

Terdapat beberapa peringatan terkait dengan celecoxib yang tertulis dalam black box warning. Beberapa peringatan terkait celecoxib antara lain adalah potensi insiden penyakit kardiovaskuler dan gastrointestinal berat.

Selain itu, penggunaan OAINS secara umum meningkatkan risiko trombosis kardiovaskuler serius termasuk infark miokard dan stroke. Efek samping lainnya terkait sistem gastrointestinal (GI) juga dapat terjadi termasuk perdarahan, ulserasi, dan perforasi saluran cerna. Risiko kejadian GI lebih besar pada pasien lansia atau pasien dengan riwayat penyakit tukak lambung dan/atau perdarahan GI.[1,4]

Referensi

1. Dynamed. Celecoxib. IBM Micromedex Drug Monograph 2021. https://www.dynamed.com/drug-monograph/celecoxib.
4. Wolters Kluwer. Celecoxib. Wolters Kluwer Clinical Drug Information 2021. https://accessmedicine.mhmedical.com/drugs.aspx#monoNumber=426519&sectionID=243199682&tab=tab0.

Penggunaan pada Kehamilan dan Ib...
Pengawasan Klinis Celecoxib
Diskusi Terbaru
dr.Nurh Syada
Dibalas 30 Oktober 2026, 13:36
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Navigasi Kasus Saraf di Era AI: Memecahkan Dilema Akut hingga Kronis - Kamis, 19 November 2026 Jam: 10.00-11.30 WIB
Oleh: dr.Nurh Syada
1 Balasan
ALO Dokter!Link daftarnya:https://www.alomedika.com/webinar/navigasi-kasus-saraf-di-era-ai-memecahkan-dilema-akut-hingga-kronis?type=singleLink...
dr. Lathifa Dinar
Dibalas 30 Oktober 2026, 10:33
Pasien Mendadak Buta dan Visus Menurun Mendadak, Pasti Glaukoma?!
Oleh: dr. Lathifa Dinar
1 Balasan
Pasien berusia 45 tahun datang ke layanan primer dengan keluhan penglihatan mata kiri tiba-tiba menghilang sejak 30 menit yang lalu. Beberapa minggu terakhir...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 30 Oktober 2026, 14:09
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Glaukoma 2026: New Approach pada Mata Merah - Rabu, 11 November 2026 Jam: 14.00-15.30 WIB
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
2 Balasan
Kerusakan saraf optik akibat glaukoma bisa terjadi diam-diam! Pasien dapat datang tanpa keluhan, padahal kerusakan sudah berlangsung tanpa disadari. Karena...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.