Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Pengawasan Klinis Levodropropizine annisa-meidina 2024-05-07T15:00:03+07:00 2024-05-07T15:00:03+07:00
Levodropropizine
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Pengawasan Klinis Levodropropizine

Oleh :
dr. Lina Yohanes, Sp.FK
Share To Social Media:

Pengawasan klinis yang diperlukan pada pasien yang mendapat levodropropizine meliputi pemantauan respons terhadap pengobatan. Penting untuk memastikan bahwa penggunaan levodropropizine tidak melebihi periode yang direkomendasikan, yaitu tidak boleh digunakan lebih dari 7 hari. Jika dalam jangka waktu 7 hari tidak terjadi perbaikan klinis yang signifikan, maka penggunaan obat harus dihentikan dan pasien harus dievaluasi ulang.

Selain itu, pengawasan terhadap kemungkinan efek samping yang muncul selama penggunaan obat juga penting. Dokter harus memantau pasien untuk reaksi alergi seperti anafilaksis dan urtikaria, efek gastrointestinal, atau efek samping lain yang dapat timbul selama penggunaan levodropropizine.

Pada pasien dengan insufisiensi ginjal, terutama jika klirens kreatinin <35 ml/menit, lakukan pemantauan lebih ketat. Risiko efek samping berat dapat meningkat pada pasien ini karena levodropropizine dieliminasi melalui ginjal, serta dapat terjadi perburukan fungsi ginjal pasien.[5]

Referensi

5. Shirsat A, Trailokya A, Wankhede S. Levodropropizine: A promising peripherally acting antitussive agent. IP Indian Journal of Immunology and Respiratory Medicine. 2023:53-61.

Kontraindikasi dan Peringatan Le...

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.