Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • AlomedikaAI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Pedoman Klinis Pemeriksaan Fisik Abdomen general_alomedika 2022-09-19T14:09:39+07:00 2022-09-19T14:09:39+07:00
Pemeriksaan Fisik Abdomen
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Pedoman Klinis Pemeriksaan Fisik Abdomen

Oleh :
dr. Felicia
Share To Social Media:

Pemeriksaan fisik abdomen merupakan prosedur diagnostik rutin untuk membantu menegakkan diagnosis penyakit pada organ di abdomen, baik sistem gastrointestinal maupun sistem urogenital. Pemeriksaan ini sederhana, cepat, dan bermanfaat dalam mengarahkan diagnosis pasien. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Pemeriksaan fisik abdomen merupakan bagian dari pemeriksaan fisik umum yang harus dilakukan pada pasien dengan atau tanpa keluhan pada bagian abdomen
  • Pemeriksaan fisik abdomen meliputi inspeksi, auskultasi, palpasi, dan perkusi pada seluruh regio abdomen dengan tujuan untuk memperoleh gambaran klinis pasien berdasarkan organ intraabdomen yang diperiksa
  • Pemeriksaan fisik abdomen dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan penunjang lainnya, seperti pemeriksaan laboratorium, USG abdomen, rontgen abdomen, maupun CT scan atau MRI abdomen
  • Hasil yang didapatkan pada pemeriksaan fisik abdomen harus disampaikan kepada pasien dan ditulis di rekam medis pasien sebagai bukti temuan yang didapatkan
  • Pasien perlu diinformasikan mengenai kemungkinan diagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik yang dilakukan, prognosis, tata laksana yang akan diberikan, serta kemungkinan untuk melakukan pemeriksaan penunjang dan rujukan ke dokter spesialis[1,2,5,9,28]

 

 

Direvisi oleh: dr. Hudiyati Agustini

Referensi

1. Reuben A. Examination of the abdomen. Clin Liver Dis. 2016;7(6):143–50.
2. Zakka TM, Teixeira MJ, Yeng LT. Abdominal visceral pain: clinical aspects. Rev Dor. 2013 Dec;14(4):311–4.
5. Abdominal Examination: Overview, Preparation, Technique. Medscape. 2019 Nov. https://emedicine.medscape.com/article/1909183-overview#a3
9. Mealie CA, Manthey DE. Abdominal Exam. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2019. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK459220/
28. Gans SL, Pols MA, Stoker J, et al. Guideline for the Diagnostic Pathway in Patients with Acute Abdominal Pain. Dig Surg. 2015;32(1):23–31.

Edukasi Pasien Pemeriksaan Fisik...

Artikel Terkait

  • Pemeriksaan Bising Usus Untuk Mendeteksi Obstruksi Usus
    Pemeriksaan Bising Usus Untuk Mendeteksi Obstruksi Usus
  • Diagnosis Appendicitis: Sistem Skoring atau Penilaian Klinis?
    Diagnosis Appendicitis: Sistem Skoring atau Penilaian Klinis?
  • Andalkan Pediatric Appendicitis Risk Calculator untuk Diagnosis Appendicitis pada Anak
    Andalkan Pediatric Appendicitis Risk Calculator untuk Diagnosis Appendicitis pada Anak
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 20 jam yang lalu
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Kolaborasi Dokter dan Bidan adalah Kunci ANC Berkualitas bagi Ibu dan Bayi - Kamis, 30 Juli 2026 Jam: 10.00-12.00 WIB
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Link Daftar: https://bit.ly/Apps-300726Link LMS: https://bit.ly/LMS-300726Ikuti webinar Kolaborasi Dokter dan Bidan adalah Kunci ANC Berkualitas...
dr. ALOMEDIKA
Dibalas 17 jam yang lalu
Hanya untuk 10 Sejawat Pertama: Isi Kuesioner, Ambil Voucher Rp100.000!
Oleh: dr. ALOMEDIKA
3 Balasan
ALO Dokter. Opini medis Dokter sangat kami hargai dalam mengedukasi masyarakat untuk kesehatan yang lebih baik. Namun, untuk kesempatan kali ini, kami...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 09 Juli 2026, 11:53
Jika rasa lapar adalah penyakitnya, mengapa kita hanya mengobati berat badannya?
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
😩ALO Dokter, Obesitas bukan sekadar akibat makan berlebihan. Di balik rasa lapar terdapat mekanisme biologis yang melibatkan aksis otak–usus, hormon seperti...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.