Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Dekompresi Jarum general_alomedika 2026-01-30T13:49:14+07:00 2026-01-30T13:49:14+07:00
Dekompresi Jarum
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Pendahuluan Dekompresi Jarum

Oleh :
dr. Novita
Share To Social Media:

Dekompresi jarum atau torakostomi jarum, merupakan suatu prosedur gawat darurat yang dilakukan dalam kondisi seperti tension pneumothorax. Biasanya tindakan dekompresi jarum dilakukan sebelum pemasangan chest tube atau kateter interkostal yang merupakan terapi definitif pada kasus tension pneumothorax. Dekompresi jarum dilakukan untuk memberikan pertolongan pertama yang sifatnya sementara, namun menyelamatkan nyawa.[1,2]

Pada pneumothorax terjadi gangguan fungsi kardiorespirasi, yang diawali dengan peningkatan tekanan intrapelura, yang kemudian menyebabkan penekanan pada struktur di sekitarnya seperti vena kava superior, inferior dan atrium kanan. Akibatnya, pasien akan mengalami sesak napas hingga hipoksia, serta akan mengalami gangguan curah jantung (cardiac output).

Jika tidak ditangani segera, pneumothorax dapat menyebabkan kematian. Dekompresi jarum bertujuan untuk mendekompresi cukup tekanan dalam ruang intrapleural, sehingga mengembalikan arus balik vena ke atrium kanan sebagai tindakan sementara hingga chest tube dapat dimasukkan.[3]

Referensi

1. Wernick B, Hon HH, Mubang RN, et al. Complications of needle thoracostomy: A comprehensive clinical review. Int J Crit Illn Inj Sci. 2015; 5(3): 160–169.
2. Kim J, Jeong J, Cho SJ, et al. Needle decompression for trauma patients: chest wall thickness and size of the needle. J Korean Soc Traumatol. 2010; 23(2): 63-67.
3. Aho JM, Thiels CA, El Khatib MM, et al. Needle thoracostomy: Clinical effectiveness is improved using a longer angiocatheter. J Trauma Acute Care Surg. 2016; 80(2): 272–277.
4. Dezube R. How To Do Needle Thoracostomy. 2025. https://www.msdmanuals.com/professional/pulmonary-disorders/how-to-do-pulmonary-procedures/how-to-do-needle-thoracostomy
5. Abdelrahman H, Atique S, Kloub AG, et al. Needle Decompression Causing Pericardial and Pulmonary Artery Injuries in Patients With Blunt Trauma: Two Case Reports and Literature Review. J Investig Med High Impact Case Rep. 2023 Jan-Dec;11:23247096231211063. doi: 10.1177/23247096231211063.

(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)

Masuk atau Daftar

Masuk dengan Nomor Ponsel

atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Indikasi Dekompresi Jarum

Artikel Terkait

  • Penggunaan Chest Tube Drainage VS Aspirasi Jarum Pada Kasus Primary Spontaneous Pneumothorax
    Penggunaan Chest Tube Drainage VS Aspirasi Jarum Pada Kasus Primary Spontaneous Pneumothorax
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 4 jam yang lalu
Baca EKG pasien nyeri dada - Alomedika AI adalah Tools untuk Dukung Keputusan Klinis
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter.Pasien usia 70 tahun datang dengan keluhan nyeri dada sejak 30 menit yang lalu. Pasien memiliki riwayat penyakit jantung koroner. Pasien segera...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 23 jam yang lalu
Ikuti e-Course ber SKP Kemenkes - Trombolitik pada Pasien Stroke Iskemik Akut
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter!Apa Dokter pernah melewatkan kesempatan emas untuk menyelamatkan nyawa pasien stroke?Penanganan cepat dan tepat dalam fase akut stroke iskemik...
Anonymous
Dibalas kemarin, 09:52
Post WSD apakah pasien tidak boleh batuk
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokterIzin bertanya pada pasien setelah lepas selang WSD apakah memang tidak boleh batuk?Saya ada pasien post lepas selang WSD mengeluh batuk. Jika batuk...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.