Edukasi dan Promosi Kesehatan Infeksi Saluran Pernapasan Bawah (ISPB)
Edukasi pasien pada infeksi saluran pernapasan bawah (ISPB) perlu mencakup pentingnya menjaga kebersihan tangan, etika batuk, serta anjuran untuk menghindari paparan asap rokok dan polusi udara. Vaksinasi, terutama influenza dan pneumokokus, direkomendasikan untuk kelompok berisiko tinggi seperti lansia dan penderita penyakit kronis.[4,10,17]
Edukasi Pasien
Pasien perlu dijelaskan bahwa ISPB mencakup berbagai kondisi seperti bronkiolitis, bronkitis akut, dan pneumonia. Jelaskan pula penyebab infeksi, cara penularan, dan pentingnya pengobatan. Selain itu, pasien perlu diberikan informasi mengenai tanda bahaya yang memerlukan evaluasi segera, seperti sesak napas berat, demam tinggi persisten, penurunan kesadaran, atau produksi sputum purulen yang meningkat.
Pasien juga harus diingatkan untuk tidak menggunakan antibiotik secara mandiri, karena antibiotik hanya dipakai jika ISPB disebabkan oleh bakteri dan penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi bakteri.
Edukasi juga perlu mencakup anjuran vaksinasi influenza dan pneumokokus, menjaga kebersihan tangan, menggunakan masker bila batuk, serta menghindari paparan asap rokok dan polusi udara. Pada pasien dengan penyakit kronik atau usia lanjut, penekanan diberikan pada pengendalian komorbid dan pemantauan kesehatan rutin untuk menurunkan risiko.[4,10,17,26,27]
Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Upaya pencegahan ISPB berfokus pada pengendalian faktor risiko, peningkatan daya tahan tubuh, dan pencegahan transmisi patogen penyebab. Langkah utama yang terbukti efektif adalah vaksinasi, terutama vaksin influenza dan pneumokokus. Selain itu, vaksinasi COVID-19 dan respiratory syncytial virus (RSV) juga berperan dalam mencegah ISPB akibat infeksi virus SARS-CoV-2 dan RSV.
Pencegahan juga mencakup menghindari paparan asap rokok, polusi udara, serta bahan kimia iritan di tempat kerja atau rumah tangga. Pasien juga perlu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), termasuk mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat batuk atau pilek, menjaga ventilasi ruangan, serta menjaga asupan nutrisi seimbang dan hidrasi yang cukup.[4,26-29]
Penulisan pertama oleh: dr. Saphira Evani