Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Syringoma annisa-meidina 2026-06-10T15:36:54+07:00 2026-06-10T15:36:54+07:00
Syringoma
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Syringoma

Oleh :
dr. Siti Solichatul Makkiyyah
Share To Social Media:

Syringoma adalah tumor jinak kulit yang berasal dari kelenjar keringat ekrin, tepatnya dari saluran keringat atau duktus intraglandular. Syringoma paling sering muncul di area sekitar mata, pipi, leher, atau dada, dengan warna yang serupa dengan kulit.[1-3]

Beberapa teori menyatakan bahwa syringoma merupakan respons hiperplastik dari duktus ekrin terhadap reaksi inflamasi, bukan tumor adneksa sejati. Teori-teori tersebut juga mengusulkan istilah dermatitis syringomatosa sebagai istilah yang lebih tepat untuk digunakan untuk syringoma.[3]

Syringoma

Syringoma umumnya muncul pada usia dewasa muda, lebih sering terjadi pada wanita. Lesinya berbentuk papula kecil berwarna seperti kulit, biasanya di sekitar mata. Meskipun lokasi keterlibatan lokal yang paling umum adalah area periorbita, lokasi lain, termasuk regio genital, trunkus, atau kulit kepala, juga banyak dilaporkan.[1,2]

Diagnosis syringoma seringkali bersifat klinis, dengan menilai penampakan lesi. Sementara itu, diagnosis pasti syringoma ditetapkan melalui pemeriksaan histopatologis, walaupun pemeriksaan ini tidak rutin dilakukan. Pemeriksaan imunohistokimia bisa diperlukan untuk membantu penegakkan diagnosis pada kasus yang meragukan.[1]

Meskipun tidak berbahaya, banyak pasien ingin menghilangkan syringoma karena alasan kosmetik. Berbagai agen topikal dan injeksi, misalnya retinoid, atropin, dan toksin botulinum A telah digunakan. Pilihan lain termasuk eksisi bedah, elektrokauterisasi, krioterapi, terapi laser, dan dermabrasi.[1,4]

Referensi

1. Geist R., Crane JS. Syringoma. StatPearls Publishing. 2024. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK603740/
2. Płachta I., Kleibert M., Czarnecka AM., et al. Current diagnosis and treatment options for cutaneous adnexal neoplasms with apocrine and eccrine differentiation. International Journal of Molecular Sciences. MDPI AG; 2021. DOI:10.3390/ijms22105077
3. Deo PN., Pawar SR., Karandikar M., Deshmukh RS. Syringoma – a rare tumour: Case report and review of literature. Journal of Oral and Maxillofacial Pathology. Wolters Kluwer Medknow Publications; 2023; 27(4): 768–771. DOI:10.4103/jomfp.jomfp_415_23
4. Shea CR., Elston DM. Syringoma. Medscape. 2025. https://emedicine.medscape.com/article/1059871-overview

Patofisiologi Syringoma

Artikel Terkait

  • Terapi Laser pada Xanthelasma
    Terapi Laser pada Xanthelasma
  • Terapi Terkini Xanthelasma Palpebrarum
    Terapi Terkini Xanthelasma Palpebrarum
Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 22 Januari 2025, 07:12
Bintik pada Kelopak Mata Bertahun-Tahun
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter. Saya memiliki pasien perempuan berusia 27 tahun datang ke klinik dengan keluhan ada bintik di kelopak mata tidak terasa nyeri, cukup banyak....
dr.Yusman Akbar
Dibalas 03 September 2019, 07:38
Apakah bintik di wajah ini Xanthelasma dan bagaimana terapinya
Oleh: dr.Yusman Akbar
14 Balasan
Ijin bertanya sejawat semua, apakah ini xhantelasma atau apa yaa, terapi obat apakah bisa atau kauterisasi? Terimakasih atas masukan sejawat semua

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.