Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Edukasi dan Promosi Kesehatan Syringoma annisa-meidina 2026-06-10T15:51:51+07:00 2026-06-10T15:51:51+07:00
Syringoma
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Edukasi dan Promosi Kesehatan Syringoma

Oleh :
dr. Siti Solichatul Makkiyyah
Share To Social Media:

Edukasi pada pasien syringoma menekankan bahwa kondisi ini merupakan tumor jinak kelenjar keringat yang tidak berbahaya dan tidak berisiko menjadi ganas. Promosi kesehatan meliputi menjaga kebersihan dan kesehatan kulit, menggunakan tabir surya untuk mencegah hiperpigmentasi terutama setelah tindakan, serta meningkatkan kesadaran bahwa perubahan kulit yang cepat perlu dievaluasi oleh tenaga medis.[1,4]

Edukasi Pasien

Edukasi bahwa kondisi ini adalah tumor jinak dari kelenjar keringat ekrin yang tidak berbahaya, tidak menular, dan tidak berkembang menjadi keganasan. Pasien perlu memahami bahwa lesi biasanya menetap dan tumbuh perlahan, sering muncul di area wajah seperti sekitar mata, serta lebih sering terjadi pada perempuan dan usia muda.

Selanjutnya, pasien perlu diberikan informasi bahwa terapi tidak diperlukan, kecuali untuk indikasi kosmetik. Jelaskan mengenai pilihan penatalaksanaan seperti laser, elektrokauter, atau eksisi, beserta keuntungan dan keterbatasannya, termasuk risiko efek samping seperti hiperpigmentasi pascainflamasi, eritema, jaringan parut, serta kemungkinan kekambuhan. Oleh karena itu, penting bagi pasien untuk memiliki ekspektasi yang realistis terhadap hasil terapi.

Edukasi juga mencakup perawatan kulit sehari-hari dan pencegahan komplikasi. Pasien dianjurkan untuk tidak memencet atau menggaruk lesi guna mencegah iritasi dan infeksi sekunder, serta menggunakan tabir surya secara rutin terutama setelah tindakan untuk mengurangi risiko hiperpigmentasi.

Pasien juga perlu diberi tahu untuk segera berkonsultasi jika terdapat perubahan yang tidak biasa, seperti pertumbuhan cepat, perubahan warna mencolok, atau gejala lain yang tidak khas, agar dapat dilakukan evaluasi lebih lanjut dan menyingkirkan kemungkinan kondisi kulit lain.[1,4]

Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Upaya pencegahan syringoma secara spesifik belum dapat dilakukan karena etiologinya belum sepenuhnya dipahami. Namun, pendekatan preventif umum dapat difokuskan pada menjaga kesehatan kulit, seperti menghindari iritasi kronis, tidak memanipulasi atau memencet lesi kulit, serta menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari hiperpigmentasi yang dapat memperburuk tampilan lesi.

Pengendalian penyakit lebih berfokus pada pemantauan dan manajemen lesi yang sudah ada. Pasien dianjurkan untuk melakukan kontrol bila terdapat perubahan bentuk, ukuran, atau distribusi lesi guna memastikan tidak ada kondisi lain yang menyerupai. Jika dilakukan terapi, pemilihan metode harus mempertimbangkan risiko dan manfaat untuk meminimalkan komplikasi seperti jaringan parut atau hiperpigmentasi.[1,4]

Referensi

1. Geist R., Crane JS. Syringoma. StatPearls Publishing. 2024. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK603740/
4. Shea CR., Elston DM. Syringoma. Medscape. 2025. https://emedicine.medscape.com/article/1059871-overview

Prognosis Syringoma

Artikel Terkait

  • Terapi Laser pada Xanthelasma
    Terapi Laser pada Xanthelasma
  • Terapi Terkini Xanthelasma Palpebrarum
    Terapi Terkini Xanthelasma Palpebrarum
Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 22 Januari 2025, 07:12
Bintik pada Kelopak Mata Bertahun-Tahun
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter. Saya memiliki pasien perempuan berusia 27 tahun datang ke klinik dengan keluhan ada bintik di kelopak mata tidak terasa nyeri, cukup banyak....
dr.Yusman Akbar
Dibalas 03 September 2019, 07:38
Apakah bintik di wajah ini Xanthelasma dan bagaimana terapinya
Oleh: dr.Yusman Akbar
14 Balasan
Ijin bertanya sejawat semua, apakah ini xhantelasma atau apa yaa, terapi obat apakah bisa atau kauterisasi? Terimakasih atas masukan sejawat semua

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.