Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Etiologi Miokarditis general_alomedika 2022-09-15T09:57:42+07:00 2022-09-15T09:57:42+07:00
Miokarditis
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Etiologi Miokarditis

Oleh :
dr. Queen Sugih Ariyani
Share To Social Media:

Etiologi miokarditis adalah agen infeksius dan noninfeksius, di mana infeksi virus dilaporkan sebagai penyebab paling sering. Coxsackievirus dan Parvovirus B-19 adalah patogen yang paling sering dideteksi pada pemeriksaan endomyocardial biopsy (EMB).[4,6]

Etiologi

Miokarditis dapat disebabkan oleh infeksi atau non-infeksi, yaitu aktivasi sistem imun, hipersensitivitas, toksin, atau paparan obat-obatan. Umumnya, penyebab miokarditis adalah infeksi virus, atau infeksi bakteri, protozoa, fungi, dan parasit.[4,6]

Tabel 1. Etiologi Miokarditis

Agen infeksi Patogen
Virus Coxsackievirus, Parvovirus B-19, Hepatitis C, HIV, HSV, HHV6, CMV, virus Epstein Barr, adenovirus
Bakteri

Streptococcus, Mycoplasma pneumonia, Treponema pallidum, Chlamydia sp, Corynebacterium diphtheria, Legionella sp, Mycobacterium tuberculosis

Fungi Aspergillus, Candida, Coccidiodes, Cryptococcus, Histoplasma, Actinomyces
Protozoa

Trypanosoma cruzi, Toxoplasma gondii

Toksin Ethanol, antrasiklin, cocaine
Hipersensitivitas Penicillin, cephalosporin, diuretik thiazide, digoxin, antidepresan trisiklik
Penyakit imun Sindrom Churg-Strauss, penyakit Crohn, penyakit  Celiac, dermatomiositis, systemic lupus erythematosus, sarkoidosis, kolitis ulseratif

Sumber: Queen, 2019.[4,6]

Faktor Risiko

Tidak ada faktor risiko yang jelas untuk miokarditis. Biasanya diagnosis miokarditis ditemukan pada pasien gagal jantung yang tidak memiliki faktor risiko penyakit jantung spesifik seperti infark miokard, masalah katup, atau hipertensi. Faktor risiko umumnya mengikuti etiologi dari miokarditis, misalnya paparan terhadap infeksi (HIV dan non HIV), paparan obat atau toksin yang mungkin menimbulkan reaksi hipersensitivitas, penyakit autoimun, serta post partum dan peripartum.[12,13]

Telah dilaporkan risiko miokarditis pasca vaksinasi, di antaranya pasca vaksin COVID-19 mRNA seperti vaksin Pfizer dan Moderna.[9,10]

 

 

Direvisi oleh: dr. Hudiyati Agustini

Referensi

4. Dominguez F, Kühl U, et al. Update on Myocarditis and Inflammatory Cardiomyopathy: Reemergence of Endomyocardial Biopsy. Rev Esp Cardiol. 2016;69(2):178-87.
6. Kindermann I, Barth C, et al. Update on Myocarditis. Journal of the American College of Cardiology 2012; 59(2):779-792. http://www.onlinejacc.org/content/accj/59/9/779.full.pdf
9. Patone M, Mei XW, Handunnetthi L, Dixon S, Zaccardi F, Shankar-Hari M, et al. Risks of myocarditis, pericarditis, and cardiac arrhythmias associated with COVID-19 vaccination or SARS-CoV-2 infection. Nature Medicine. 2021.
10. CDC. Myocarditis and pericarditis considerations: Centers for Disease Control and Prevention; 2021. https://www.cdc.gov/vaccines/covid-19/clinical-considerations/myocarditis.html.
12. Wu, KC. Myocarditis. Epocrates. 2022. https://online.epocrates.com/diseases/24432/Myocarditis/Risk-Factors
13. Keinath K, Church T, et al. Myocarditis secondary to smallpox vaccination. BMJ Case Rep. 2018 Mar 22;2018. pii: bcr-2017-223523. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/29572367

Patofisiologi Miokarditis
Epidemiologi Miokarditis

Artikel Terkait

  • Membedakan Miokarditis dengan Sindrom Koroner Akut
    Membedakan Miokarditis dengan Sindrom Koroner Akut
  • Risiko Miokarditis dan Perikarditis Pasca Vaksinasi COVID-19 mRNA
    Risiko Miokarditis dan Perikarditis Pasca Vaksinasi COVID-19 mRNA
  • Bukan Sekadar ISPA: Kenali Miokarditis Viral pada Anak!
    Bukan Sekadar ISPA: Kenali Miokarditis Viral pada Anak!
  • Kembali Berolahraga Setelah Miokarditis Terkait COVID-19
    Kembali Berolahraga Setelah Miokarditis Terkait COVID-19
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 12 jam yang lalu
Diet yang tepat untuk hiperurisemia? - Temukan jawabannya di e-course berSKP "Hiperurisemia: Dari Diagnosis hingga Terapi Medik Gizi"
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Asam urat tinggi, langsung suruh pasien pantang makanan tinggi purin? Apakah sesederhana itu?Hiperurisemia sering tidak bergejala, tetapi dapat...
Anonymous
Dibalas 15 Oktober 2026, 16:25
Konsul wanita umur 47 th keluhan menstruasi sudah lebih 1 bulan dan deras
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Siang dokterIzin konsul wanita umur 47th keluhan menstruasi sudah lebih 1bln sudah minum obat regumen , haid berenti tetapi abis obat 5hr haid nya deras...
dr.Nurh Syada
Dibalas 13 jam yang lalu
Peresepan 10 Obat untuk Pasien Penyakit Jantung yang Terserang ISPA: Bisakah AI Bantu Cek Keamanannya?
Oleh: dr.Nurh Syada
1 Balasan
ALO Dokter.Seorang pasien dengan penyakit jantung rutin mengonsumsi 5 obat setiap hari. Suatu hari, pasien datang dengan keluhan batuk, pilek, dan demam,...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.