Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Mesenteric Adenitis annisa-meidina 2026-06-10T14:43:07+07:00 2026-06-10T14:43:07+07:00
Mesenteric Adenitis
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Mesenteric Adenitis

Oleh :
dr.Nailla Fariq Alfiani
Share To Social Media:

Mesenteric adenitis atau mesenteric lymphadenitis, disebut juga adenitis mesenterika, adalah peradangan di perut yang ditandai dengan pembesaran kelenjar getah bening di mesenterium. Secara klinis, gejala yang ditimbulkan berupa nyeri abdomen di kuadran kanan bawah sehingga menyerupai apendisitis akut.

Berbeda dengan apendisitis akut, mesenteric adenitis umumnya bersifat self-limiting dan tidak memerlukan tindakan pembedahan. Kondisi ini lebih sering ditemukan pada anak-anak dan remaja.[1-3]

Mesenteric Adenitis

Mesenteric adenitis sering berhubungan dengan infeksi. Infeksi virus merupakan etiologi yang paling sering dilaporkan, sedangkan bakteri seperti Yersinia enterocolitica juga pernah dilaporkan menjadi etiologi.[1–4]

Secara patofisiologi, mesenteric adenitis terjadi ketika antigen atau mikroorganisme dari saluran cerna masuk dan mencapai kelenjar getah bening mesenterika, sehingga memicu respons imun lokal berupa aktivasi sel imun dan pelepasan mediator inflamasi. Proses ini menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening dan nyeri abdomen, yang sering berlokasi di kuadran kanan bawah dan dapat menyerupai apendisitis akut.[1,4]

Diagnosis mesenteric adenitis ditegakkan melalui evaluasi klinis dan hasil pemeriksaan penunjang. Pada anamnesis biasanya ditemukan nyeri perut terutama di kuadran kanan bawah  atau daerah sekitar pusar yang dapat disertai demam ringan, mual, muntah, atau diare. Keluhan ini sering didahului oleh infeksi saluran napas atas atau gastroenteritis.[1,4]

Pada pemeriksaan fisik, dapat ditemukan nyeri tekan di kuadran kanan bawah abdomen tanpa tanda iritasi peritoneal seperti rebound tenderness atau guarding yang jelas. Pemeriksaan laboratorium dapat menunjukkan leukositosis ringan. Pemeriksaan pencitraan seperti ultrasonografi atau CT scan menunjukkan pembesaran kelenjar getah bening mesenterika dengan apendiks yang tampak normal.[4–6]

Tata laksana mesenteric adenitis bersifat konservatif karena sebagian besar kasus bersifat self-limiting. Terapi difokuskan pada perawatan suportif berupa istirahat, hidrasi adekuat, serta pemberian analgesik. Pemberian antibiotik hanya dipertimbangkan pada kasus dengan kecurigaan infeksi bakteri atau gejala yang lebih berat, terutama infeksi enterik seperti Yersinia enterocolitica.[1,4,7]

Perawatan di rumah sakit dipertimbangkan pada pasien dengan dehidrasi, nyeri tidak terkontrol, atau bila diagnosis masih memerlukan observasi lebih lanjut untuk menyingkirkan penyebab akut abdomen lain. Tindakan pembedahan tidak diindikasikan kecuali ditemukan penyebab lain yang memerlukan intervensi bedah.[1,4,7]

Referensi

1. Otto M, Nagalli S. Mesenteric Adenitis. 2026. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK560822/
2. Shrestha AL, Adhikari G. Childhood mesenteric adenitis: The spectrum of findings. Kathmandu University Medical Journal, 2021. 19(1), 47–51. https://www.researchgate.net/publication/352991603_Childhood_Mesenteric_Adenitis_-The_Spectrum_of_Findings
3. Pokhrel M. Acute appendicitis and acute mesenteric adenitis in children: Are they clinically distinguishable? Journal of Kathmandu Medical College, 2020. 8(4), 200–205. https://www.nepjol.info/index.php/JKMC/article/view/32385/25607
4. Putrus AS, Cagir B. Mesenteric lymphadenitis: Overview. Medscape. 2025. https://emedicine.medscape.com/article/181162-overview#a7
5. El-Reshaid K, Al-Bader S, MarkovaZ, Mesenteric lymphadenitis; a common diagnostic mimic to acute appendicitis. With radiology it is no more a diagnosis of exclusion, laparoscopy or surgery,Journal of Drug Delivery and Therapeutics. 2021; 11(2):55-57. http://dx.doi.org/10.22270/jddt.v11i2.4590
6. Mazine,K, El Reshaid K, Al-Banwan K. Mesenteric lymphadenitis: A case report. SAS Journal of Surgery, 2020. 6(7), 286–288. https://saspublishers.com/article/611/download/
7. James RS, Sindhur PK. Clinical profile and management of mesenteric lymphadenitis in children. International Journal of Multidisciplinary Research and Development, 2020. 7(11), 99–101. https://www.allsubjectjournal.com/assets/archives/2020/vol7issue11/7-11-38-357.pdf

Patofisiologi Mesenteric Adenitis

Artikel Terkait

  • Pemeriksaan Appendicogram untuk Diagnosis Appendisitis
    Pemeriksaan Appendicogram untuk Diagnosis Appendisitis
  • Diagnosis Appendicitis: Sistem Skoring atau Penilaian Klinis?
    Diagnosis Appendicitis: Sistem Skoring atau Penilaian Klinis?
  • Jangan Tunda Pemberian Analgesik pada Akut Abdomen
    Jangan Tunda Pemberian Analgesik pada Akut Abdomen
  • Apendektomi Laparoskopik VS Apendektomi Terbuka pada Appendicitis Akut
    Apendektomi Laparoskopik VS Apendektomi Terbuka pada Appendicitis Akut
  • Red Flag Benjolan Leher pada Anak
    Red Flag Benjolan Leher pada Anak

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 09 Mei 2025, 09:40
Pembengkakan di leher kiri dengan riwayat TB
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo Dokter. Saya memiliki pasien, usia 2 thn muncul limfadenitis coli sinistra sejak kurang lebih 4 minggu ygll, sudah diberi antibiotik cefizime dan dexa...
Anonymous
Dibalas 17 September 2024, 11:18
Limfadenitis muncul setelah terapi OAT pada pasien perempuan 17 tahun
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter,izin berdiskusi dan minta pendapatnya...saya ada pasien anak perempuan umur 17 tahun dengan IMT kurang dan ada lmadenopati,dilakukan TCM dan...
Anonymous
Dibalas 01 September 2024, 06:40
Pemberian prednisone pada limfadenitis akut
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Izin diskusi dokter. Apakah boleh limfadenitis akut diterapi dengan prednison pada anak? Dan kapan perlu diberikan antibiotik dan tidak?

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.