Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Patofisiologi Mesenteric Adenitis annisa-meidina 2026-06-10T14:44:01+07:00 2026-06-10T14:44:01+07:00
Mesenteric Adenitis
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Patofisiologi Mesenteric Adenitis

Oleh :
dr.Nailla Fariq Alfiani
Share To Social Media:

Patofisiologi mesenteric adenitis melibatkan respons inflamasi pada kelenjar getah bening mesenterika yang umumnya berkaitan dengan infeksi saluran cerna. Kelenjar getah bening mesenterika merupakan bagian dari gut-associated lymphoid tissue (GALT) yang berperan dalam respons imun terhadap antigen dari saluran gastrointestinal.[1,5,8]

Masuknya Antigen dan Aktivasi Imun

Proses dimulai ketika antigen atau mikroorganisme dari saluran cerna mencapai mukosa usus dan ditangkap oleh sistem imun lokal. Antigen kemudian ditransportasikan melalui jalur limfatik menuju kelenjar getah bening mesenterika, sehingga memicu aktivasi respons imun.[1,5]

Aktivasi sistem imun menyebabkan proliferasi sel limfoid dan hiperplasia folikel pada kelenjar getah bening mesenterika. Proses ini menghasilkan pembesaran kelenjar yang menjadi gambaran utama mesenteric adenitis.[5,8]

Pembesaran kelenjar menyebabkan peregangan kapsul dan tekanan pada jaringan mesenterium di sekitarnya. Hal ini mengaktivasi reseptor nyeri viseral dan menimbulkan nyeri abdomen yang sering terlokalisasi di kuadran kanan bawah, sehingga dapat menyerupai apendisitis akut.[1,5]

Keterlibatan Proses Inflamasi Sekunder

Selain infeksi primer, mesenteric adenitis juga dapat muncul sebagai respons sekunder terhadap proses inflamasi lain di rongga abdomen, seperti enterokolitis, ileitis, atau infeksi sistemik. Pada kondisi ini, aktivasi kelenjar limfe mesenterika merupakan bagian dari respons imun terhadap peradangan yang lebih luas, bukan akibat infeksi langsung pada kelenjar tersebut.[1,8]

Resolusi dan Sifat Self-Limiting

Seiring eliminasi agen penyebab oleh sistem imun, produksi mediator inflamasi akan menurun, diikuti oleh regresi hiperplasia limfoid dan normalisasi ukuran kelenjar getah bening. Tidak terjadi kerusakan jaringan permanen pada sebagian besar kasus.

Proses ini menjelaskan mengapa mesenteric adenitis bersifat self-limiting dan jarang menimbulkan komplikasi jangka panjang, selama tidak terdapat infeksi bakteri berat atau kondisi komorbid yang mempengaruhi respons imun.[1,5,8]

Referensi

1. Otto M, Nagalli S. Mesenteric Adenitis. 2026. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK560822/
5. El-Reshaid K, Al-Bader S, MarkovaZ, Mesenteric lymphadenitis; a common diagnostic mimic to acute appendicitis. With radiology it is no more a diagnosis of exclusion, laparoscopy or surgery,Journal of Drug Delivery and Therapeutics. 2021; 11(2):55-57. http://dx.doi.org/10.22270/jddt.v11i2.4590
8. Roque, C. de F., Araújo, I. F. M., Guimarães, L. K. R., et al. Defining aspects of mesenteric lymphadenitis: A rare and underexplored condition. Research, Society and Development, 2024. 13(8), e13813846716. https://doi.org/10.33448/rsd-v13i8.46716.

Pendahuluan Mesenteric Adenitis
Etiologi Mesenteric Adenitis

Artikel Terkait

  • Pemeriksaan Appendicogram untuk Diagnosis Appendisitis
    Pemeriksaan Appendicogram untuk Diagnosis Appendisitis
  • Diagnosis Appendicitis: Sistem Skoring atau Penilaian Klinis?
    Diagnosis Appendicitis: Sistem Skoring atau Penilaian Klinis?
  • Jangan Tunda Pemberian Analgesik pada Akut Abdomen
    Jangan Tunda Pemberian Analgesik pada Akut Abdomen
  • Apendektomi Laparoskopik VS Apendektomi Terbuka pada Appendicitis Akut
    Apendektomi Laparoskopik VS Apendektomi Terbuka pada Appendicitis Akut
  • Red Flag Benjolan Leher pada Anak
    Red Flag Benjolan Leher pada Anak

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 09 Mei 2025, 09:40
Pembengkakan di leher kiri dengan riwayat TB
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo Dokter. Saya memiliki pasien, usia 2 thn muncul limfadenitis coli sinistra sejak kurang lebih 4 minggu ygll, sudah diberi antibiotik cefizime dan dexa...
Anonymous
Dibalas 17 September 2024, 11:18
Limfadenitis muncul setelah terapi OAT pada pasien perempuan 17 tahun
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter,izin berdiskusi dan minta pendapatnya...saya ada pasien anak perempuan umur 17 tahun dengan IMT kurang dan ada lmadenopati,dilakukan TCM dan...
Anonymous
Dibalas 01 September 2024, 06:40
Pemberian prednisone pada limfadenitis akut
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Izin diskusi dokter. Apakah boleh limfadenitis akut diterapi dengan prednison pada anak? Dan kapan perlu diberikan antibiotik dan tidak?

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.