Formulasi Rocuronium
Formulasi rocuronium adalah dalam bentuk sediaan injeksi, baik dalam ampul maupun vial. Secara klinis, rocuronium digunakan melalui rute intravena. Penyimpanan perlu dilakukan di lemari pendingin.[3,10,14]
Bentuk Sediaan
Di Indonesia, rocuronium tersedia dalam bentuk injeksi, baik dalam vial ataupun ampul. Kekuatan sediaan adalah 10 mg/mL. Formulasi yang digunakan adalah rocuronium bromida beserta eksipien seperti natrium asetat sebagai buffer pH dan natrium klorida sebagai agen tonisitas.[3,10,14]
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)