Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Komplikasi Membersihkan Gigi (Scaling) general_alomedika 2025-11-25T15:10:03+07:00 2025-11-25T15:10:03+07:00
Membersihkan Gigi (Scaling)
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Komplikasi Membersihkan Gigi (Scaling)

Oleh :
Drg. Rifa Astari Gumay
Share To Social Media:

Komplikasi akibat scaling dan root planing atau membersihkan gigi termasuk jarang terjadi. Perawatan ini merupakan prosedur yang aman dilakukan. Risiko komplikasi bergantung pada derajat keparahan dan kerusakan jaringan periodontal pasien dan kondisi sistemik yang menyertai.

Nyeri dan Perdarahan

Rasa nyeri dan perdarahan merupakan risiko efek samping yang paling umum terjadi pasca scaling dan root planing. Rasa nyeri dan perdarahan yang terjadi bergantung pada derajat inflamasi jaringan gingiva sebelum tindakan dan lama durasi tindakan yang dilakukan. Nyeri dan perdarahan pasca tindakan biasanya berlangsung hanya beberapa saat setelah tindakan selesai. Analgesik dapat diberikan untuk membantu mengurangi nyeri.

Perdarahan yang terjadi bersifat minor sebagai respon dari pembersihan poket dan jaringan gingiva yang terinflamasi. Perdarahan yang persisten jarang terjadi. Anamnesis pasien yang detail terkait riwayat medis sebelum tindakan sangat penting untuk menghindari perdarahan yang berkepanjangan dan nyeri akibat infeksi atau penyembuhan jaringan yang terlambat.

Pasien dengan kondisi sistemik, seperti imunokompromais, konsumsi rutin obat antikoagulan, konsumsi kortikosteroid jangka panjang, atau sedang menjalani kemoterapi berisiko lebih tinggi. Konsultasi dengan dokter yang menangani kondisi sistemik pasien penting.[13-17]

Hipersensitivitas Dentin dan Akar

Hipersensitivitas dentin dan akar minimal dianggap normal pasca tindakan scaling dan root planing. Derajat hipersensitivitas yang terjadi rendah hingga sedang bergantung pada kasus pasien, serta bersifat sementara. Prosedur scaling dan root planing meliputi denudasi permukaan akar dan menghilangkan lapisan luar dentin yang mengalami hipermineralisasi, sehingga meninggalkan permukaan yang terekspos

Umumnya, hipersensitivitas akan berkurang dan berangsur hilang dalam waktu 2 minggu. Beberapa agen desensitisasi yang digunakan untuk menangani sensitivitas antara lain seperti sodium fluoride, stannous fluoride, calcium sodium phosphosilicate bioactive glass, resin, varnish, pasta gigi, terapi laser, dan gingival graft. Namun, jika hipersensitivitas terus berlanjut, bahkan hingga mengganggu aktivitas, maka perlu pemeriksaan lebih lanjut.

Resesi Gingiva

Kerusakan jaringan akibat penyakit periodontal meliputi kehilangan tulang secara bertahap yang dapat menyebabkan migrasi jaringan gingiva ke apikal dan terpaparnya permukaan akar. Hilangnya dukungan jaringan gingiva sebagai akibat pencernaan enzimatik bakteri dan disorganisasi jaringan ikat, disertai resorpsi tulang yang disebabkan proses inflamasi yang berdampak ke puncak tulang alveolar.

Saat terapi periodontal seperti scaling dan root planing dilakukan, maka penyebab inflamasi dihilangkan dan terjadilah proses penyembuhan. Eksudat inflamasi akan mengalami resorpsi dan sel inflamasi akan bermigrasi, terjadi penurunan dan retraksi volume jaringan gingiva, sehingga permukaan akar menjadi terekspos (resesi gingiva).

Bakteremia

Prosedur dental invasif yang berpotensi menyebabkan perdarahan memiliki risiko masuknya bakteri dari mulut ke sirkulasi darah. Bakteremia sering terjadi pasca tindakan gigi seperti ekstraksi gigi, scaling dan root planing, dan periodontal probing. Selain itu, penyakit periodontal dan gigi juga meningkatkan risiko terjadinya bakteremia.[4-7]

Referensi

4. Tanwar E, et al. Post-Operative Complication After Periodontal Surgery. Internatio J Applied Dent Sci, 2018. 4(4). 152-156
5. Lin YH, Gillam DG. The Prevalence of Root Sensitivity Following Periodontal Therapy: A Systematic Review. Inter J od Dentistry. 2012. 1-12. doi:10.1155/2012/407023
6. Jati AS, Furquin LZ, Consolaro A. Gingival Recession: its causes and types, and the importance of orthodontic treatment. Dent Press J Orthod, 2016. 21(3). 18-29. DOI: http://dx.doi.org/10.1590/2177-6709.21.3.018-029.oin
7. Waghmare AS, Vhanmane PB, et al. Bacteremia following scaling and root planing: A clinico-microbiological study. J Indian Soc Periodontol. 2013 Nov;17(6):725-30. doi: 10.4103/0972-124X.124480.
13. Błochowiak KJ. Dental treatment and recommended management in patients at risk of infective endocarditis. Kardiochir Torakochirurgia Pol. 2019;16(1):37-41. doi:10.5114/kitp.2019.83944
14. Tubiana S, Blotière PO, Hoen B, et al. Dental procedures, antibiotic prophylaxis, and endocarditis among people with prosthetic heart valves: nationwide population based cohort and a case crossover study. BMJ. 2017;358:j3776. Published 2017 Sep 7. doi:10.1136/bmj.j3776
15. American Academy of Pediatric Dentistry. Dental management of pediatric patients receiving immunosuppressive therapy and/or radiation therapy. The Reference Manual of Pediatric Dentistry. Chicago, Ill.: American Academy of Pediatric Dentistry; 2021:471-9.
16. Decker AM, Taichman LS, et al. Periodontal Treatment in Cancer Patients: An Interdisciplinary Approach. Curr Oral Health Rep. 2018;5(1):7-12.
17. College of Dental Hygienists of Ontario. Use of the dental hygiene interventions of scaling of teeth and root planing including curetting surrounding tissue, orthodontic and restorative practices, and other invasive interventions for persons subject to immunosuppression. CDHO Advisory Immunosuppression, 2020. https://www.cdho.org/Advisories/CDHO_Advisory_Immunosuppression.pdf

Teknik Membersihkan Gigi (Scaling)
Edukasi Pasien Membersihkan Gigi...

Artikel Terkait

  • Sikat Gigi Elektrik vs Manual dalam Mengurangi Plak dan Gingivitis
    Sikat Gigi Elektrik vs Manual dalam Mengurangi Plak dan Gingivitis
  • Perawatan Gigi dan Mulut pada Ibu Hamil
    Perawatan Gigi dan Mulut pada Ibu Hamil
  • Hubungan Dua Arah Antara Penyakit Periodontal dan Diabetes
    Hubungan Dua Arah Antara Penyakit Periodontal dan Diabetes
  • Manfaat dan Risiko Penggunaan Obat Kumur Antiseptik Sehari-hari
    Manfaat dan Risiko Penggunaan Obat Kumur Antiseptik Sehari-hari
  • Seberapa Sering Scaling Gigi Harus Dilakukan?
    Seberapa Sering Scaling Gigi Harus Dilakukan?

Lebih Lanjut

Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 15 jam yang lalu
Ikuti e-Course berSKP Kemenkes - Diagnosis dan Rencana Tata Laksana Mixed Pain
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter Tahukah apa itu mixed pain? Ya, contoh mixed pain adalah nyeri pada penderita osteoartritis dan hernia diskus, di mana nyeri disebabkan oleh...
Anonymous
Dibalas 7 jam yang lalu
Pasien mengerjakan kegiatan berulang, apa diagnosisnya?
Oleh: Anonymous
12 Balasan
Alo dok, saya punya pasien yg kl cuci tangan harus 7x baru ngerasa bersih....kl ngunci pintu harus dipastikan terkunci sampe 7x jegrak jegrek engsel...
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 17 jam yang lalu
Berbahaya?! Pasien Anggap Sosial Media sebagai Klinik
Oleh: dr.Eurena Maulidya
4 Balasan
ALO Dokter.Pasien usia 28 tahun datang dengan keluhan kepala terasa ringan yang disertai dengan mual dan muntah. Pasien mengatakan sudah 2 minggu konsumsi...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.