Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Kontraindikasi dan Peringatan Clarithromycin general_alomedika 2023-07-04T10:42:35+07:00 2023-07-04T10:42:35+07:00
Clarithromycin
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan Pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Kontraindikasi dan Peringatan Clarithromycin

Oleh :
dr. Karina Sutanto
Share To Social Media:

Pemberian clarithromycin kontraindikasi pada pasien dengan reaksi hipersensitivitas terhadap penggunaan clarithromycin atau antibiotik golongan makrolida lain sebelumnya. Peringatan diperlukan karena telah terdapat laporan peningkatan mortalitas segala sebab pada pasien dengan penyakit jantung koroner yang mengonsumsi clarithromycin selama 2 minggu.[2,3,16]

Kontraindikasi

Clarithromycin dikontraindikasikan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas terhadap clarithromycin dan antibiotik makrolida lain, seperti erythromycin.[16]

Peringatan

FDA memberikan peringatan terkait penggunaan clarithromycin, terutama terkait risiko toksisitas kardiovaskular dan hepar.

Peningkatan Mortalitas

Perhatian diperlukan terkait adanya laporan peningkatan risiko mortalitas segala sebab selama pemantauan jangka panjang pasien dengan penyakit jantung koroner yang menerima clarithromycin selama 2 minggu dalam uji klinis acak terkontrol plasebo. Mekanisme yang menyebabkan masih belum diketahui.

Pertimbangkan risiko mortalitas segala sebab ketika menimbang risiko dan potensi manfaat pemberian clarithromycin pada semua pasien, terutama pasien dengan penyakit kardiovaskular. Bahkan ketika hanya akan menggunakan clarithromycin jangka pendek sesuai indikasi, pertimbangkan antibiotik lain pada pasien yang menderita penyakit jantung.[16]

Superinfeksi dan Kolitis Clostridium difficile

Terdapat kemungkinan terjadinya pertumbuhan berlebih dari bakteri atau jamur pada penggunaan clarithromycin jangka panjang. Selain itu, terapi antibiotik juga dapat menyebabkan diare dan kolitis terkait Clostridium difficile.[16]

Pemanjangan Interval QT

Penggunaan clarithromycin dikaitkan dengan pemanjangan interval QT dan aritmia jantung. Sebaiknya clarithromycin dihindari pada kasus riwayat aritmia jantung ventrikel, pasien yang mengonsumsi obat-obatan yang diketahui memperpanjang interval QT, kondisi proaritmia berkelanjutan (seperti hipokalemia atau hipomagnesemia) yang tidak terkoreksi, serta bradikardia yang signifikan secara klinis.[3,5,16]

Hepatotoksisitas

Hepatotoksisitas termasuk peningkatan enzim hati dan hepatitis hepatoseluler dan atau kolestatik dengan atau tanpa ikterus dilaporkan pada penggunaan clarithromycin. Gagal hati yang berpotensi fatal telah dilaporkan dan dikaitkan dengan penyakit serius yang mendasari dan atau pengobatan bersamaan dengan gejala berupa anoreksia, ikterus, urin berwarna gelap, pruritus, atau nyeri perut.[3,5,16]

Eksaserbasi Myasthenia Gravis

Eksaserbasi dan onset baru gejala sindrom myasthenia gravis dilaporkan pada pasien yang menerima terapi clarithromycin, sehingga harus berhati-hati.[3,5,16]

 

 

Penulisan pertama oleh: dr. Sunita

Referensi

2. Medscape. clarithromycin (Rx). 2023. https://reference.medscape.com/drug/clarithromycin-342524
3. MIMS. Clarithromycin. 2023. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/clarithromycin?mtype=generic
5. FDA. Biaxin Filmtab (clarithromycin). 2017. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2017/050662s058,050698s038,050775s026lbl.pdf
16. American Society of Health-System Pharmacists. Clarithromycin. 2022. https://www.drugs.com/monograph/clarithromycin.html

Penggunaan Pada Kehamilan dan Ib...
Pengawasan Klinis Clarithromycin

Artikel Terkait

  • Suplementasi Vitamin D untuk Mencegah Infeksi Saluran Pernapasan
    Suplementasi Vitamin D untuk Mencegah Infeksi Saluran Pernapasan
  • Hati-Hati Pemberian Obat Batuk Bebas pada Anak
    Hati-Hati Pemberian Obat Batuk Bebas pada Anak
  • Antibiotik pada Anak dengan Batuk Berdahak Kronis
    Antibiotik pada Anak dengan Batuk Berdahak Kronis
  • 5 Alasan Tidak Meresepkan Obat Batuk pada Anak
    5 Alasan Tidak Meresepkan Obat Batuk pada Anak
  • Madu untuk Mengatasi Batuk: Apakah Efektif
    Madu untuk Mengatasi Batuk: Apakah Efektif

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 04 April 2025, 07:58
Kapan kita berikan terapi farmakologi pada pasien bayi dengan keluhan pilek?
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo Dokter, izin bertanya. Bagaimana memulai terapi farmakologi pasien bayi dgn keluhan pilek, bersin? Kapan dikombinasi dengan irigasi nasal dok?
Anonymous
Dibalas 14 Maret 2025, 22:42
Apakah boleh melakukan spooling pada suspek OMSK?
Oleh: Anonymous
4 Balasan
Alo dokter, sy ada pasien perempuan dgn keluhan telinga keluar cairan sdh 1 th yll, riwayat sblm munculnya keluhan sering menggunakan headset dan mengorek...
dr.Eurena Maulidya Putri P
Dibalas 20 Februari 2025, 07:40
Terapi Dini Common Cold dengan Obat Kumur Antiseptik - Artikel Alomedika
Oleh: dr.Eurena Maulidya Putri P
2 Balasan
ALO Dokter!Di musim hujan seperti saat ini, kasus common cold meningkat akibat tingginya kelembapan yang mendukung pertumbuhan virus dan bakteri. Salah satu...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.