Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Indikasi Operasi Bariatrik annisa-meidina 2025-02-05T10:28:00+07:00 2025-02-05T10:28:00+07:00
Operasi Bariatrik
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Indikasi Operasi Bariatrik

Oleh :
dr. Reren Ramanda
Share To Social Media:

Indikasi operasi bariatrik adalah untuk menurunkan berat badan pada pasien obesitas yang tidak berhasil menurunkan berat badannya melalui cara konservatif atau pasien yang telah memiliki komorbiditas serius terkait obesitas. Sebelum tindakan dilakukan, pastikan bahwa pasien dalam kondisi psikologis yang stabil dan tidak memiliki kontraindikasi umum pembedahan.

Obesitas

Pasien yang umumnya memerlukan operasi bariatrik adalah pasien obesitas dengan indeks massa tubuh (IMT) ≥40 kg/m², atau pasien dengan IMT ≥35 kg/m² yang disertai dengan komorbiditas terkait obesitas, seperti diabetes mellitus tipe 2 atau hipertensi. Pasien sebelumnya harus sudah menjalani metode penurunan berat badan non-operatif, seperti aktivitas fisik dan diet sehat, namun tidak berhasil.[3,5]

Pasien yang menjalani operasi bariatrik juga perlu dipastikan ada dalam keadaan psikologis yang stabil dan tidak sedang mengalami ketergantungan zat. Pasien juga harus tidak memiliki kontraindikasi umum pembedahan. Pada pasien dengan IMT >50 kg/m², dapat dipertimbangkan pemilihan metode biliopancreatic diversion with duodenal switch.[6,7]

Referensi

3. Sohan PR, et al. Long-Term Effectiveness and Outcomes of Bariatric Surgery: A Comprehensive Review of Current Evidence and Emerging Trends. Cureus. 2024 Aug 9;16(8):e66500.
5. Courcoulas AP, et al. Long-Term Outcomes of Medical Management vs Bariatric Surgery in Type 2 Diabetes. JAMA. 2024 Feb 27;331(8):654–664.
6. Conner J, Nottingham JM. Biliopancreatic Diversion With Duodenal Switch. Statpearls. 2022.
7. Seeras K, Acho RJ, Prakash S. Laparoscopic Gastric Band Placement. Statpearls. 2023.

Pendahuluan Operasi Bariatrik
Kontraindikasi Operasi Bariatrik

Artikel Terkait

  • Penggunaan Metformin sebagai Penurun Berat Badan pada Pasien Nondiabetik
    Penggunaan Metformin sebagai Penurun Berat Badan pada Pasien Nondiabetik
  • Efektivitas Antidepresan Fluoxetine sebagai Anti Obesitas
    Efektivitas Antidepresan Fluoxetine sebagai Anti Obesitas
  • Farmakoterapi untuk Obesitas
    Farmakoterapi untuk Obesitas
  • Semaglutide untuk Terapi Obesitas Tanpa Diabetes Mellitus
    Semaglutide untuk Terapi Obesitas Tanpa Diabetes Mellitus
  • Bagaimana Pendekatan Komprehensif dalam Mengelola Obesitas - Video Alomedika
    Bagaimana Pendekatan Komprehensif dalam Mengelola Obesitas - Video Alomedika

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr. Jansen Fernando.MKM
Dibuat 13 Oktober 2026, 15:36
Edukasi Overweight dan Obesitas
Oleh: dr. Jansen Fernando.MKM
0 Balasan
OVERWEIGHT DAN OBESITASKenali, Cegah, dan Kelola dengan Sehat.1. Apa Itu?Overweight dan obesitas adalah kondisi penumpukan lemak tubuh berlebihan yang dapat...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 09 Juli 2026, 11:53
Jika rasa lapar adalah penyakitnya, mengapa kita hanya mengobati berat badannya?
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
😩ALO Dokter,Obesitas bukan sekadar akibat makan berlebihan. Di balik rasa lapar terdapat mekanisme biologis yang melibatkan aksis otak–usus, hormon seperti...
dr.Indah Mutiara Sari, SpGK
Dibuat 18 Juni 2026, 23:10
Obesity: From assessment to treatment based on PNPK 2024
Oleh: dr.Indah Mutiara Sari, SpGK
0 Balasan
Benarkan obesitas penyakit kronik?

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.