Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Chlorpromazine general_alomedika 2026-08-21T15:55:45+07:00 2026-08-21T15:55:45+07:00
Chlorpromazine
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Chlorpromazine

Oleh :
dr. DrRiawati MMedPH
Share To Social Media:

Penggunaan chlorpromazine pada kehamilan tidak dianjurkan. Food and Drugs Administration memasukkan obat ini dalam kategori C. Penggunaan selama kehamilan hanya diijinkan bila manfaat yang didapat lebih besar dari bahaya yang mungkin terjadi. Pada ibu menyusui, penggunaan chlorpromazine diketahui dikeluarkan ke ASI.[2,14]

Penggunaan pada Kehamilan

Kategori Food and Drugs Administration (FDA) adalah C artinya studi reproduksi pada hewan menunjukkan efek buruk pada fetus, tetapi belum ada cukup bukti ilmiah pada fetus manusia.[2]

Therapeutic Goods Administration (TGA) memasukkan obat chlorpromazine ini dalam kategori D. Artinya, obat ini diduga meningkatkan kejadian malformasi kongenital atau kerusakan irreversible pada fetus.[8]

Neonatus yang terpapar obat antipsikotik, termasuk chlorpromazine, selama trimester 3, dapat mengalami gejala ekstrapiramidal, maupun gejala putus obat atau neonatal abstinence syndrome setelah dilahirkan.

Manifestasi klinisnya, antara lain agitasi, hipertonia atau hipotonia, tremor, somnolen, gangguan pernapasan, dan gangguan menyusu. Gejala yang timbul dapat membaik dengan sendirinya, maupun mungkin memerlukan pengobatan lebih lanjut.

Sebaiknya, chlorpromazine tidak digunakan selama kehamilan, ataupun pada perempuan usia reproduktif yang tidak menggunakan kontrasepsi. Penggunaan chlorpromazine hanya diperbolehkan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.[2,3,11]

Penggunaan pada Ibu Menyusui

Chlorpromazine diekskresikan ke dalam ASI, sehingga penggunaannya kurang dianjurkan pada ibu menyusui. Efek samping yang paling sering dilaporkan pada bayi yang menyusu dari ibu pengguna chlorpromazine adalah sedasi, mengantuk berlebihan, atau letargi, meskipun kejadian ini relatif jarang.

Oleh karena itu, bayi perlu dipantau terhadap tanda-tanda kantuk berlebihan, kesulitan menyusu, penurunan aktivitas, serta pencapaian tonggak perkembangan (developmental milestones). Kehati-hatian yang lebih besar diperlukan apabila chlorpromazine digunakan bersamaan dengan antipsikotik lain, terutama haloperidol, karena terdapat laporan penurunan skor perkembangan pada sebagian bayi yang terpapar kombinasi kedua obat tersebut.

Selain itu, chlorpromazine dapat meningkatkan kadar prolaktin melalui efek antagonisme dopamin, sehingga dapat menyebabkan galaktorea dan bahkan pernah digunakan untuk meningkatkan produksi ASI, meskipun saat ini penggunaannya sebagai galaktagog telah banyak digantikan oleh obat lain yang kurang menyebabkan sedasi seperti domperidone.[2,14]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

2. ASHP. Chlorpromazine. 2025. https://www.drugs.com/monograph/chlorpromazine.html
3. National Center for Biotechnology Information (2026). PubChem Compound Summary for CID 2726, Chlorpromazine. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Chlorpromazine.
8. TGA. Prescribing medicines in pregnancy database. 2026. https://www.tga.gov.au/resources/health-professional-information-and-resources/australian-categorisation-system-prescribing-medicines-pregnancy/prescribing-medicines-pregnancy-database
11. Medscape. Chlorpromazine. 2026. https://reference.medscape.com/drug/chlorpromazine-342970#0
14. Drugs and Lactation Database (LactMed®). Bethesda (MD): National Institute of Child Health and Human Development; 2006-. Chlorpromazine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK501540/

Efek Samping dan Interaksi Obat ...
Kontraindikasi dan Peringatan Ch...

Artikel Terkait

  • Pencegahan Relaps pada Schizophrenia
    Pencegahan Relaps pada Schizophrenia
  • Risiko Sindrom Metabolik pada Penggunaan Antipsikotik
    Risiko Sindrom Metabolik pada Penggunaan Antipsikotik
  • Terapi Rumatan Schizophrenia: Bagaimana Menghentikan Antipsikotika
    Terapi Rumatan Schizophrenia: Bagaimana Menghentikan Antipsikotika
  • Penggunaan Ganja dan Kaitannya dengan Gangguan Depresi Mayor, Gangguan Bipolar, dan Skizofrenia
    Penggunaan Ganja dan Kaitannya dengan Gangguan Depresi Mayor, Gangguan Bipolar, dan Skizofrenia
  • Halusinasi Tidak Selalu Berasal dari Gangguan Psikiatri: Pendekatan Diagnosis di IGD
    Halusinasi Tidak Selalu Berasal dari Gangguan Psikiatri: Pendekatan Diagnosis di IGD

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
Dibuat 30 April 2025, 21:17
Buku psikiatri anak dan remaja beserta obat dan dosisnya
Oleh: dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
0 Balasan
Alo dokter. Ada yang tau gak buku psikiatri anak dan remajaBerserta dosis2 obatnya?Terimakasih
Anonymous
Dibalas 16 September 2024, 09:43
Kapan obat skizofrenia dapat diturunkan dosisnya
Oleh: Anonymous
4 Balasan
Alodok, izin konsu dokter,l saya dapat pasien skizofrenia, sekitar 4 bulan yang lalu pasien tersebut dibawa berobat ke RSJ yang kemudian di beri obat...
dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
Dibalas 29 Juli 2024, 22:27
Skizofrenia hebefrenik yang menyerang apakah bisa diberikan injeksi diazepam
Oleh: dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
2 Balasan
Pasien mengamuk, putus obat trifluoperasoneHendak mau memberikan obat lagiTapi pasiennya mengamuk hingga memukulSaya ingin memberikan obat injeksi tapi...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.