Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Prognosis Angina Pektoris general_alomedika 2023-05-24T10:04:02+07:00 2023-05-24T10:04:02+07:00
Angina Pektoris
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Prognosis Angina Pektoris

Oleh :
dr.Eva Naomi Oretla
Share To Social Media:

Prognosis angina pektoris lebih buruk dibandingkan pasien dengan nyeri dada nonkardiak. Angina yang tidak stabil atau non ST elevation myocardial infarction  (NSTEMI) umumnya memiliki prognosis yang lebih buruk daripada angina pektoris stabil.[24,25]

Pasien angina pektoris dengan faktor risiko hipertensi dan penyakit metabolik  yang tidak terkontrol merupakan prediktor yang kuat dalam peningkatan risiko kejadian koroner berkala.[24,25]

Komplikasi

Angina pektoris berkaitan dengan spektrum komplikasi yang luas dan tidak dapat dipisahkan dari proses perjalanan penyakit jantung iskemik. Beberapa komplikasi yang dapat timbul pada angina pektoris adalah aritmia jantung, gagal jantung, dan syok kardiogenik.[23-25]

Aritmia Jantung

Aritmia jantung, seperti aritmia atrial dan ventrikel, merupakan komplikasi lanjut dari kondisi iskemia miokard kronis pada angina pektoris. Atrial fibrilasi merupakan bentuk aritmia yang sering terjadi pada pasien penyakit jantung koroner, dengan persentase 17‒46%.[23-25]

Gagal Jantung

Gagal jantung merupakan komplikasi terminal dari penyakit jantung iskemik, yang diawali dengan disfungsi sistolik ventrikel kiri. Fraksi ejeksi juga ditemukan menurun (heart failure with reduced ejection fraction/HFrEF) pada pasien gagal jantung akibat kondisi iskemia miokard.[23,25]

Syok Kardiogenik

Syok kardiogenik adalah kondisi hipoksia jaringan sebagai akibat dari penurunan curah jantung, meskipun volume intravaskuler cukup. Pada kondisi syok kardiogenik, jantung tidak mampu memompa darah keseluruh tubuh, akibatnya terjadi gangguan hemodinamik.[23,25]

Syok kardiogenik merupakan komplikasi dari kondisi iskemia miokard pada angina pektoris, yang menyebabkan terjadinya gangguan fungsi miokardium, hipoperfusi end-organ, serta hipoksia. Komplikasi ini memiliki angka mortalitas yang tinggi.[23,25]

Prognosis

Prognosis angina pektoris tidak dapat dideskripsikan secara eksplisit, karena terdapat banyak faktor yang mempengaruhi prognosis penyakit tersebut. Faktor usia, derajat ringan-beratnya serangan angina, faktor risiko dan penyakit penyerta, serta kepatuhan pengobatan sangat mempengaruhi prognosis dari penyakit angina pektoris.[18,23,24]

Duke treadmill score dapat digunakan untuk memprediksi tingkat mortalitas pasien angina pektoris stabil melalui hasil uji latih jantung dengan treadmill dan EKG 12 sadapan. Tabel berikut mendeskripsikan skor treadmill beserta interpretasi dan prediksi mortalitas pasien dalam 1 tahun.[24,26]

Tabel 3. Interpretasi Duke Treadmill Score

Risiko Nilai Mortalitas dalam 1 tahun
Risiko rendah ≥5 <1%
Risiko sedang 4‒10 2‒3%
Risiko tinggi ≤11 ≥5%

Sumber: dr. Eva Naomi, 2023.[23,26]

Beberapa parameter juga yang telah ditentukan pada sistem skoring TIMI risk score, untuk memprediksi kemungkinan mortalitas pada angina pektoris tidak stabil (NSTEMI). Parameter tersebut meliputi faktor usia, risiko penyakit arteri koroner, konsumsi aspirin, episode serangan angina, deviasi segmen ST pada EKG, serta peningkatan marker kardiak seperti yang dideskripsikan pada tabel di bawah.[23,24,27]

Tabel 4. TIMI Risk Score dan Interpretasinya

Kriteria Nilai
Usia ≥65 tahun 1
Memiliki faktor risiko penyakit arteri koroner ≥3  (hipertensi, dislipidemia, diabetes melitus, obesitas, gaya hidup sedentari, merokok) 1
Menggunakan aspirin dalam 7 hari terakhir 1
Terdiagnosa penyakit arteri koroner (dengan stenosis ≥ 50%) 1
Mengalami >1 episode angina saat istirahat dalam <24 jam 1
Deviasi segmen ST pada EKG 1
Peningkatan marker kardiak 1

Interpretasi:

Risiko mortalitas pada 14 hari (semua penyebab kematian, infark miokard baru atau berulang, atau iskemia berat berulang yang membutuhkan revaskularisasi mendesak) sebesar

●      1 poin 🡪 Risiko mortalitas 5%

●      2 poin 🡪 Risiko mortalitas 8%

●      3 poin 🡪 Risiko mortalitas 13%

●      4 poin 🡪 Risiko mortalitas 20%

●      5 poin 🡪 Risiko mortalitas 26%

●      6–7poin 🡪 Risiko mortalitas 41%

Sumber: dr. Eva Naomi, 2023

 

 

Penulisan pertama oleh: dr. Sunita

Referensi

18. Knuuti J, Wijns W, et al. 2019 ESC Guidelines for the diagnosis and management of chronic coronary syndromes. European Heart Journal. 2020;41:407-477 DOI:10.1093/eurheartj/ehz425
23. Gulati M, Joglar Jose A, et al. 2021 AHA/ACC/ASE/CHEST/SAEM/SCCT/SCMR Guideline for the Evaluation and Diagnosis of Chest Pain. JOURNAL OF THE AMERICAN COLLEGE OF CARDIOLOGY. 2021;78(22):e187 – e285
24. Roberto M, Verdoia M, et al. Angina in 2022: Current Perspectives. Journal of Clinical Medicine. 2022;11(6891):1-19 DOI: https://doi.org/10.3390/jcm11236891
25. Sinha A, et al. Vasospastic Angina: A Contemporary Review of its Pathophysiology, Diagnosis and Management. Heart International. 2022;16(2):99–104
26. Salokari E, Laukkanen J A, et al. The Duke treadmill score with bicycle ergometer: Exercise capacity is the most important predictor of cardiovascular mortality. European Journal of Preventive Cardiology. 2019;26(2):199–207

Penatalaksanaan Angina Pektoris
Edukasi dan Promosi Kesehatan An...

Artikel Terkait

  • Pemeriksaan Coronary Computed Tomography Angiography untuk Nyeri Dada
    Pemeriksaan Coronary Computed Tomography Angiography untuk Nyeri Dada
  • Mematahkan Dogma Medis Tentang Nyeri Dada
    Mematahkan Dogma Medis Tentang Nyeri Dada
  • Trimetazidine dan Bisoprolol Untuk Penanganan Angina - Telaah Jurnal Alomedika
    Trimetazidine dan Bisoprolol Untuk Penanganan Angina - Telaah Jurnal Alomedika
  • Penggunaan Coronary CT Angiography pada Angina Pektoris Stabil
    Penggunaan Coronary CT Angiography pada Angina Pektoris Stabil
  • 5 Interaksi Serius Obat Kardiovaskuler
    5 Interaksi Serius Obat Kardiovaskuler

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 03 April 2025, 17:07
Bagaimana terapi pasien UAP di klinik yang ditegakkan berdasarkan hasil EKG saja?
Oleh: Anonymous
4 Balasan
Alo Dokter. Pasien dgn keluhan nyeri dada hilang timbul, di ulu hati, terkadang muncul saat istirahat terkadang saat tidur. Pasien pernah EKG dan dicurigai...
Anonymous
Dibalas 26 September 2024, 08:39
Terapi pada nyeri dada yang menembus punggung dan memberat saat aktivitas
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Nyeri dada sampai tembus punggung, memberat saat aktivitas, membaik saat istirahat, kadang berdebar2. Namun tidak tersedia ekg. Tx awal apa ya dok yg bisa...
Anonymous
Dibalas 02 Mei 2024, 15:37
T inverted tanpa keluhan nyeri khas angina
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Izin tanya dok.Pada pasien dengan T inverted luas (II, III, aVF, V2-V6) namun tidak ada keluhan nyeri dada khas angina dan tensi dalam batas normal apakah...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.